Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Boediono: FPJP untuk Hindari Krisis Seperti 1997

Ardi Mandiri

Jum'at, 09 Mei 2014 | 10:10 WIB
Boediono: FPJP untuk Hindari Krisis Seperti 1997
Wakil Presiden Boediono menjadi saksi kasus Bank Century di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (9/5). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Wakil Presiden Boediono, yang juga mantan Gubernur Bank Indonesia mengatakan pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dilakukan untuk menghindari krisis moneter seperti pada 1997.

Boediono menuturkan pada kurun 2008, sebetulnya, Indonesia sudah sangat dipengaruhi oleh krisis global dunia.

Hal itu dikatakan Boediono saat bersaksi untuk terdakwa Budi Mulya dalam sidang perkara pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada Bank Century dan penetapan sebagai bank gagal berdampak sistemik di Tipikor, Jakarta, Jumat (9/5/2014).

"Jadi memang perlu tindakan tanggap darurat. Itulah tanggap darurat yang kami lakukan. Jadi perlu ditangani dengan langkah-langkah yang tidak biasa," kata Boediono.

"Pada 2008 sudah ada penarikan dana dari nasabah secara besar-besaran. Memang tidak terlihat antrean panjang. Tapi pencairan cek secara besar-besaran memang terjadi," lanjutnya.

Dituturkan, kondisi moneter Indonesia pada 2008 sudah sangat gawat. Dan realita di lapangan, krisis, sebetulnya benar-benar terjadi.

"Sangat-sangat gawat. Kalau ada satu bank yang jatuh, ditakutkan akan hal yang sama juga terjadi pada bank-bank lain," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Boediono: FPJP Dilaksanakan Tiga Deputi Gubernur BI

Boediono: FPJP Dilaksanakan Tiga Deputi Gubernur BI

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 09:40 WIB

Boediono: Bertemu Antasari untuk Bahas Indover, Bukan Century

Boediono: Bertemu Antasari untuk Bahas Indover, Bukan Century

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 09:08 WIB

Boediono Bersaksi, Tipikor Dijaga Ketat

Boediono Bersaksi, Tipikor Dijaga Ketat

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2014 | 08:27 WIB

Hari Ini Boediono Jadi Saksi Kasus Century di Tipikor

Hari Ini Boediono Jadi Saksi Kasus Century di Tipikor

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 06:00 WIB

Anas: SBY Layak Jadi Saksi Kasus Bank Century

Anas: SBY Layak Jadi Saksi Kasus Bank Century

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 21:22 WIB

Bambang Soesatyo: SMI Ingin Seret JK ke Pusaran Bank Century

Bambang Soesatyo: SMI Ingin Seret JK ke Pusaran Bank Century

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 16:51 WIB

Aksi JK di Sidang Kasus Century yang Bikin Ger-geran Pengunjung

Aksi JK di Sidang Kasus Century yang Bikin Ger-geran Pengunjung

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 16:04 WIB

Kasus Century: JK Pernah Telepon Kapolri Agar Tangkap Robert Tantular

Kasus Century: JK Pernah Telepon Kapolri Agar Tangkap Robert Tantular

News | Kamis, 08 Mei 2014 | 15:00 WIB

Kesaksian JK Soal Century

Kesaksian JK Soal Century

Foto | Kamis, 08 Mei 2014 | 11:58 WIB

JK: Bank Century Tak Layak Terima Dana Talangan

JK: Bank Century Tak Layak Terima Dana Talangan

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2014 | 11:33 WIB

Terkini

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB