Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Pengelolaan Elpiji 3 Kilogram Dinilai Kurang Maksimal

Siswanto

Senin, 09 Juni 2014 | 11:46 WIB
Pengelolaan Elpiji 3 Kilogram Dinilai Kurang Maksimal
Pekerja mengangkut tabung gas ke dalam kapal di Rawa Saban, Tangerang, Banten. (Antara/Rivan Awal Lingga)

Suara.com - Menjelang bulan Ramadhan, pasokan elpiji 3 kilogram di beberapa daerah masih mengalami kelangkaan dan harga yang tidak sesuai dengan ketentuan. Di daerah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat saja, walau PT Pertamina (Persero) telah melakukan penambahan hampir 2,95 juta tabung elpiji untuk kesiapan Ramadhan, hal tersebut ternyata tidak menjamin distribusi harga dan ketersediaan di tingkat konsumen akhir stabil.

Dalam pekan ini saja masih ditemukan kelangkaan di daerah Depok dan Jakarta Timur untuk wilayah Jabotabek, tentu hal ini harus menjadi catatan penting bagi Pertamina, mengingat di luar Jabotabek kondisi kelangkaan dan tingginya harga elpiji sudah cukup lama terjadi.

Terkait kondisi elpiji 3 kilogram saat ini, anggota DPR RI Komisi VII Rofi Munawar pun memberikan catatan. “Pengelolaan elpiji 3 kilogram memprihatinkan, hampir sepanjang tahun ini tak pernah sepi dari beragam masalah seperti distribusi, harga, dan penyelewengan berdasarkan temuan di lapangan,” demikian pernyataan pers Rofi yang disampaikan kepada suara.com.

Belum lama ini, PT Pertamina (Persero) Pemasaran Jawa Bagian Barat menambah pasokan elpiji 3 kilogram di tiga provinsi, yakni Jawa Barat, Jakarta, dan Banten. Hal ini sebagai langkah antisipasi peningkatan kebutuhan elpiji menjelang dan selama bulan puasa tahun 2014.

Rofi memberikan catatan, kenaikan elpiji 12 kilogram yang dilakukan oleh Pertamina beberapa waktu lalu disadari telah mempengaruhi terhadap kenaikan konsumsi elpiji 3 kilogram di tingkat konsumen kelas menengah hingga bawah, bahkan di beberapa agen kecil mengatakan sudah cukup lama pasokan elpiji mengalami keterlambatan.

Kemudian di saat bersamaan adanya konversi mitan ke epiji di beberapa provinsi juga masih terkendala masalah karena kesiapan infrastruktur pendukung dan distribusi yang belum maksimal.

“Kenaikan dan kelangkaan elpiji pasti akan menambah beban ekonomi bagi masyarakat, karena di sisi lainnya harga-harga komoditas pangan juga telah mengalami kenaikan cukup signifikan saat ini,” kata Rofi.

Inventarisasi permasalahan elpiji ini tentu selama ini pasti Pertamina telah lakukan, namun ternyata realitas di lapangan masih jauh dari memuaskan. Karenanya, perlu ada rumusan yang lebih terintegrasi dalam pelaksanaan, baik secara pengawasan maupun alur distribusi. Secara nyata harga distribusi yang diserahkan ke agen, telah membuat konsumen mendapatkan elpiji yang lebih mahal.

Legislator dari Jatim VII ini mengapresiasi Pertamina yang telah menambah pasokan elpiji 3 kilogram sejak Minggu (8/6/2014), untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi saat bulan Ramadhan. Cakupan wilayah Region V meliputi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Namun, katanya, penambahan pasokan ini harus tetap diiringi dengan pengawasan dan alokasi distribusi yang baik, untuk mengindari penyimpangan dan harga yang tidak sesuai ketentuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ramadhan, Pertamina Jamin Pasokan Elpiji 3 Kg di Indonesia Timur Aman

Ramadhan, Pertamina Jamin Pasokan Elpiji 3 Kg di Indonesia Timur Aman

Bisnis | Senin, 09 Juni 2014 | 11:28 WIB

Ramadhan Mendekat, Harga Ayam Potong Naik

Ramadhan Mendekat, Harga Ayam Potong Naik

Bisnis | Minggu, 25 Mei 2014 | 01:05 WIB

Terkini

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:29 WIB

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:52 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

×