Banggar DPR Harap Pemerintah Jaga Volume Subsidi BBM

Liberty Jemadu

Kamis, 19 Juni 2014 | 05:07 WIB
Banggar DPR Harap Pemerintah Jaga Volume Subsidi BBM
Ratusan pengendara motor dan roda empat mengantre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Perintis Kemerdekaan, Padang, Sumbar. (Antara/M. Arif Pribadi)

Suara.com - Badan Anggaran DPR RI mengharapkan pemerintah menjaga volume bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang ditetapkan sebesar 46 juta kiloliter agar belanja subsidi energi tidak melampaui pagu dalam APBN-Perubahan 2014.

"Kita ingin pemerintah bekerja keras, mengupayakan sedemikian rupa agar volume BBM bersubsidi itu tidak bertambah dan melakukan semua upaya untuk itu," kata Ketua Badan Anggaran Ahmadi Noor Supit di Jakarta, Rabu (18/6/2014) malam.

Ahmadi mengatakan, pemerintah dapat melakukan upaya yang telah direncanakan seperti penerapan pola pembatasan menggunakan teknologi informasi, mencegah penyelundupan, dan menjalankan program diversifikasi energi.

"Pemerintah sudah mengajukan beberapa rencana kebijakan dalam rangka itu, silahkan melakukan exercise. Yang penting pemerintah tegas. Kalau subsidinya (ditetapkan) segitu, itu yang digunakan, tidak boleh melebihi," katanya.

Ahmadi saat memimpin rapat kerja dengan pemerintah, terkait pembahasan draf UU APBN-Perubahan, bahkan mencabut pasal yang memberikan kewenangan pemerintah untuk meminta persetujuan komisi terkait apabila pemanfaatan volume BBM melebihi kuota.

Pasal tersebut berbunyi "Anggaran untuk subsidi energi yang merupakan bagian dari program pengelolaan subsidi dapat disesuaikan dengan kebutuhan realisasi pada tahun anggaran berjalan berdasarkan realisasi harga ICP minyak, nilai tukar dan parameter subsidi energi".

Badan Anggaran tidak menyetujui adanya kalimat "parameter subsidi energi", sehingga kebutuhan realisasi subsidi energi pada tahun 2014 hanya disesuaikan berdasarkan realisasi harga ICP minyak serta nilai tukar rupiah.

Dengan demikian, apabila volume BBM bersubsidi melebihi 46 juta kiloliter, yang kemungkinan bisa terjadi menjelang Natal dan tahun baru, maka pemerintahan selanjutnya tidak bisa meminta perijinan Komisi VII untuk menambah kuota.

Menteri Keuangan Chatib Basri tidak menyetujui penghilangan kalimat tersebut, karena apabila volume BBM melebihi 46 juta kiloliter, maka pemerintahan baru yang bekerja sejak Oktober 2014, bisa kesulitan dalam menyiapkan kebutuhan BBM.

"Kami sudah mengusulkan, tapi karena DPR melihat itu tidak dibutuhkan, ya sudah. Padahal kami ingin menjaga pemerintahan baru, kalau terjadi apa-apa. Tapi, ini bagus juga karena akan menjadi disiplin menjaga volumenya," katanya.

Untuk itu, menkeu mengharapkan Kementerian ESDM benar-benar melakukan segala upaya, agar volume BBM bersubsidi tidak melampaui 46 juta kiloliter dan tidak muncul masalah pengadaan BBM di kemudian hari.

Pemerintah dalam APBN-Perubahan 2014 telah menetapkan alokasi anggaran untuk subsidi BBM sebesar Rp350,3 triliun, dengan menurunkan volume BBM bersubsidi dari 48 juta kiloliter menjadi 46 juta kiloliter. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Sahkan APBN Perubahan 2014

DPR Sahkan APBN Perubahan 2014

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2014 | 01:44 WIB

SBY: Cari Solusi Selain Menaikkan Harga BBM

SBY: Cari Solusi Selain Menaikkan Harga BBM

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2014 | 12:50 WIB

Pelaku Pasar Ingin Presiden yang Berani Kurangi Subsidi BBM

Pelaku Pasar Ingin Presiden yang Berani Kurangi Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 07 Mei 2014 | 15:37 WIB

Pemerintah Antisipasi Pembengkakan Subsidi BBM

Pemerintah Antisipasi Pembengkakan Subsidi BBM

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2014 | 15:05 WIB

Parpol Pemenang Pemilu Ditantang untuk Hapus Subsidi BBM

Parpol Pemenang Pemilu Ditantang untuk Hapus Subsidi BBM

Bisnis | Kamis, 10 April 2014 | 08:19 WIB

Terkini

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:54 WIB

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:53 WIB

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:50 WIB

×