Kemenpera Perbaiki Rumah Warga yang Tidak Layak Huni

Doddy Rosadi

Kamis, 19 Juni 2014 | 15:16 WIB
Kemenpera Perbaiki Rumah Warga yang Tidak Layak Huni
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 409 kepala keluarga warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memperoleh bantuan stimulan perbaikan rumah tidak layak huni dari Kementerian Perumahan Rakyat.

"Masing-masing penerima manfaat menerima dana stimulan perbaikan rumah sebesar Rp7,5 juta yang diwujudkan berupa material dan bahan bangunan" kata Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Bantul, Yudho Wibowo di Bantul, Kamis (19/6/2014).

Bantuan stimulan perbaikan rumah yang bersumber dari APBN itu digulirkan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kemenpera.

Ia mengatakan, program BSPS Kemenpera ditujukan bagi warga berpenghasilan rendah yang memiliki rumah tidak layak huni, yang mana berdasarkan usulan dari pemerintah daerah untuk kemudian dilakukan verifikasi dari tim Kemenpera.

"Tahun ini kami mengajukan sebanyak 700 KK, namun setelah ada verifikasi Kemenpera direalisasikan 409 KK, kriteria yang berhak menerima adalah mereka yang rumahnya masih beratapkan daun, lantai dari tanah dan dinding anyaman bambu," katanya.

Ia menyebutkan, 409 KK yang peroleh stimulan itu yakni sebanyak 102 rumah di Desa Sriharjo Imogiri, 186 rumah di Desa Selopamioro Imogiri, 39 rumah di Desa Wukirsari Imogiri, 23 rumah di Desa Wijirejo Pandak, 21 rumah di Desa Gilangharjo Pandak serta 38 rumah di Desa Caturharjo Pandak.

"Bantuan stimulan perbaikan rumah bagi warga Bantul ini lebih banyak dari Kabupaten Kulon Progo yang sebanyak 188 rumah, untuk tahun ini penerima bantuan di Bantul lebih banyak dari tahun lalu yang sebanyak 388 KK," katanya.

Menurut dia, bantuan stimulan perbaikan rumah tidak layak huni difokuskan pada rehabilitasi bagian atap, lantai dan dinding rumah, agar rumah tidak layak tersebut menjadi lebih layak dan nyaman sebagai tempat tinggal.

Wakil Bupati Bantul Soemarno mengatakan, sebanyak 17.961 rumah milik keluarga miskin di Kabupaten Bantul, masih dalam kondisi tak layak huni, kategorinya, yakni berlantai tanah, berdinding bilik bambu serta beratap daun, seng berlubang atau genting lapuk. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

4 Bagian Rumah yang Sering Rusak dan Cara Memperbaikinya, Jaga Hunian Tetap Nyaman

4 Bagian Rumah yang Sering Rusak dan Cara Memperbaikinya, Jaga Hunian Tetap Nyaman

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 10:45 WIB

Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah Agar Tidak Over Budget

Cara Menghitung Biaya Renovasi Rumah Agar Tidak Over Budget

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 09:22 WIB

Moeldoko Perbolehkan Bupati Cianjur Terapkan Sistem Reimburse untuk Korban Gempa yang Mau Perbaiki Rumah

Moeldoko Perbolehkan Bupati Cianjur Terapkan Sistem Reimburse untuk Korban Gempa yang Mau Perbaiki Rumah

News | Selasa, 27 Desember 2022 | 15:19 WIB

Wanti-wanti Warga Cianjur Gunakan Uang Bantuan Untuk Perbaiki Rumah, Jokowi: Di Provinsi Lain Ada yang Dibelikan Motor

Wanti-wanti Warga Cianjur Gunakan Uang Bantuan Untuk Perbaiki Rumah, Jokowi: Di Provinsi Lain Ada yang Dibelikan Motor

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

×