Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB
Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun
Penyerahan rumah yang telah direnovasi dalam program 3 juta rumah. [Dok LPCK].
baca 10 detik
  • Pemerintah menaikkan target penanganan rumah tidak layak huni menjadi 400.000 unit pada tahun 2026.
  • Menteri PKP Maruarar Sirait mengumumkan peningkatan target signifikan dibandingkan 45.000 unit tahun sebelumnya.
  • Kuota rumah subsidi juga meningkat menjadi 350.000 unit, terbesar sepanjang sejarah program tersebut.

Suara.com - Pemerintah menaikkan target perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun ini. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian bagi masyarakat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara menyampaikan, jumlah rumah tidak layak huni yang akan ditangani meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pak Prabowo sudah menaikkan untuk rumah yang tidak layak huni, tahun lalu 45.000, tahun ini 400.000,” kata Ara kepada wartawan, Rabu (18/3/2026).

Pemkot Bandar Lampung akan mengadakan program bedah rumah di tahun 2025. [ANTARA]
Pemkot Bandar Lampung akan mengadakan program bedah rumah di tahun 2025. [ANTARA]

Ia menjelaskan, peningkatan target tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

Selain itu, pemerintah juga mencatat adanya peningkatan kuota rumah subsidi dalam beberapa waktu terakhir.

“Kuota rumah subsidi terbesar sepanjang sejarah 350.000, tahun lalu dan tahun ini,” ujarnya.

Ara menuturkan, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata berada di kisaran lebih rendah.

"Selama ini hanya sekitar 230.000 ya, mentoknya ya," ucapnya.

Ia menyebut, pemerintah akan terus mendorong peningkatan realisasi program perumahan melalui kolaborasi lintas sektor.

baca juga

Menurut dia, dukungan dari berbagai pihak seperti perbankan, pengembang, hingga lembaga pembiayaan menjadi faktor penting dalam mencapai target tersebut.

"Kalau bisa kuota itu kurang, kita coba perjuangkan lagi ya sama-sama," jelas Ara.

Pemerintah juga membuka kemungkinan penambahan kuota apabila kebutuhan di lapangan masih tinggi dan mendapat dukungan dari Kementerian Keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Kaji Rencana Perluasan Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi

Pemerintah Kaji Rencana Perluasan Rusun Subsidi Jadi 45 Meter Persegi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:39 WIB

Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar

Program Gentengisasi Prabowo Dimulai di Jatiwangi, Pemerintah Borong Genteng UMKM Senilai Rp3 Miliar

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:22 WIB

RUU Perumahan Siap Digodok, Solusi Jitu Atasi Backlog dan Lahan?

RUU Perumahan Siap Digodok, Solusi Jitu Atasi Backlog dan Lahan?

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:51 WIB

Terkini

Minta Kubu Gibran Tak Takut Wacana Pemakzulan, Pakar: Proses di DPR Justru Bikin Terang Benderang

Minta Kubu Gibran Tak Takut Wacana Pemakzulan, Pakar: Proses di DPR Justru Bikin Terang Benderang

News | Senin, 02 November 2026 | 10:56 WIB

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

News | Senin, 02 November 2026 | 10:54 WIB

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Bola | Senin, 02 November 2026 | 10:52 WIB

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:50 WIB

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

Di Balik Kesiapan Jokowi Duduk di Kursi Saksi Sidang Roy Suryo

News | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

Pernah Kerja di AS dan Eks Manajer, Jejak Hidup Taufiq Muhammad Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 10:42 WIB

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

AiMOGA Robotics Buka Pemesanan Global Mobo Berbasis Teknologi Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 10:41 WIB

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 10:36 WIB

×