Indeks Saham Ikut Terpengaruh Penarikan Diri Prabowo

Doddy Rosadi

Selasa, 22 Juli 2014 | 16:38 WIB
Indeks Saham Ikut Terpengaruh Penarikan Diri Prabowo
Seorang pekerja melintasi papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Antara/Dhoni Setiawan)

Suara.com - Pelaku pasar melakuan aksi jual saham secara masif tidak lama setelah calon presiden Prabowo Subianto menarik diri dari proses pemilu presiden 2014. Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia sempat turun drastis 2,1 persen tidak lama setelah pidato politik yang dilakukan oleh Prabowo Subianto.

Kepala riset Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan, pelaku pasar tidak menyangka Prabowo akan menarik diri dari proses pemilu presiden 2014. Pidato politik itu membuat pelaku pasar khawatir sehingga melepas saham secara besar-besaran.

Pada sesi penutupan perdagangan, Selasa (22/7/2014) sore, Indeks Harga Saham Gabungan turun 43 poin atau 0,8 persen ke posisi 5.083.

“Pada sesi perdagangan pagi, pelaku pasar melakukan aksi untung namun masih dalam batas kewajaran. Namun, ketika Prabowo menyampaikan pidato politik yang menarik diri dari pemilu presiden, pelaku pasar mulai khawatir dan takut sehingga melakukan aksi jual saham secara masif. Akibatnya, indeks langsung anjlok. Pelaku pasar menilai kondisi politik semakin tidak menentu setelah penarikan diri Prabowo, ” kata Reza kepada suara.com melalui sambungan telepon, Selasa (22/7/2014).

Reza menambahkan, penurunan indeks saham sebenarnya sudah bisa diprediksi karena pelaku pasar sudah yakin pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan keluar sebagai pemenang. Karena itu, pelaku pasar melakukan aksi ambil untung di pagi hari.

“Contohnya, seorang investor melepas sahamnya sebanyak tiga lot di pagi hari untuk meraih keuntungan. Tetapi, setelah Prabowo menarik diri dari pemilu presiden mereka justru menjadi ketakutan. Akibatnya, pelaku pasar memilih untuk melepas saham dalam jumlah yang lebih banyak lagi,” jelasnya.

Reza menambahkan, Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi untuk melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan besok dengan support di 4.998-5.035.

Di sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menembus level tertinggi di posisi 5.155 sebelum turun ke posisi 5.083. Volume perdagangan 9,8 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp9,1 triliun dan frekwensi 278,650 kali. Ada 75 saham naik, 230 saham turun dan 83 saham stagnan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Mundur, Menkopolhukam Gelar Konpers Dadakan

Prabowo Mundur, Menkopolhukam Gelar Konpers Dadakan

News | Selasa, 22 Juli 2014 | 16:04 WIB

Mundur dari Pilpres, Prabowo Tidak Bisa Dipidana

Mundur dari Pilpres, Prabowo Tidak Bisa Dipidana

News | Selasa, 22 Juli 2014 | 15:41 WIB

Prabowo Tarik Diri dari Pilpres, Indeks Saham Langsung Anjlok

Prabowo Tarik Diri dari Pilpres, Indeks Saham Langsung Anjlok

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2014 | 15:03 WIB

Saksi Prabowo-Hatta Walk Out dari Rekapitulasi Pilpres

Saksi Prabowo-Hatta Walk Out dari Rekapitulasi Pilpres

News | Selasa, 22 Juli 2014 | 14:43 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×