Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Lowongan 3.938 CPNS Kemenkeu, Ini Cara Melamar

Suwarjono

Senin, 25 Agustus 2014 | 21:12 WIB
Lowongan 3.938 CPNS Kemenkeu, Ini Cara Melamar
Dirjen Pajak Fuad Rahmani (kana). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Kementerian Keuangan menggelar rekrutmen 3.938 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2014 yang akan ditempatkan pada 11 unit eselon I di lingkungan kementerian itu.

Ketua Panitia Rekrutmen CPNS Kemenkeu yang juga Sekretaris Jenderal Kemenkeu Kiagus Ahmad Badaruddin dalam keterangan yang diterima, Senin, menyebutkan pendaftaran dilaksanakan secara online melalui website https://panselnas.menpan.go.id/ mulai 24 Agustus hingga 7 September 2014.

Setelah memperoleh notifikasi untuk melakukan aktivasi melalui email dari portal nasional, pelamar harus segera melakukan aktivasi dan melakukan pendaftaran online https://rekrutmen.kemenkeu.go.id minimal 24 jam setelah aktivasi dilakukan pada periode 25 Agustus hingga 9 September 2014.

Pada saat pendaftaran online, pelamar harus membaca dengan cermat dan mengunggah sejumlah berkas seperti scan ijazah, transkrip nilai, sertifikat yang dibutuhkan. Pelamar yang telah melakukan pendaftaran secara online agar mengunduh dan mencetak tanda bukti pendaftaran.

Sementara itu formasi jabatan yang dibutuhkan adalah penata laporan keuangan, verifikator keuangan, analis anggaran, analis pajak, verifikator pajak, analis bea dan cukai, verifikator bea dan cukai, mualim, juru motor, juru mudi, juru minyak, kelasi kapal, operator x-ray, analis aset negara, analis fiskal dan administrasi persuratan.

Jenjang pendidikan peserta yang dapat mendaftar adalah sarjana (S1), DIII dan SMK dengan kualifikasi pendidikan yang sudah ditentukan.

Persyaratan pendaftaran antara lain untuk pelamar sarjana memiliki IPK minimal 2,75 dari skala 4,0. Diploma Palayaran IPK minimal 2,50 dari skala 4,0. Diploma Umum dengan IPK minimal 2,75 dari skala 4,0. SMK Pelayaran dengan nilai rata-rata ujian tertulis minimal 6,50 dan SMK umum dengan nilai rata-rata ujian tertulis 7,0.

Usia pendaftar pada 24 Agustus 2014 untuk sarjana minimal 18 tahun dan maksimal 28 tahun, untuk Diploma Pelayaran 18-35 tahun, Diploma Umum 18-23 tahun, SMK Pelayaran 18-26 tahun (bagi yang memiliki sertifikat yang ditentukan dapat mendaftar dengan usia maksimal 30 tahun), dan untuk SMK umum 18-20 tahun.

Seleksi rekrutmen menggunakan sistem gugur yang meliputi empat tahap yaitu seleksi administrasi, tes kemampuan dasar, psikotes lanjutan, tes kesehatan dan kebugaran serta wawancara.

Pelaksanaan rekrutmen CPNS Kemenkeu akan tahun 2014 untuk semua jurusan akan diselenggarakan di lima kota yaitu Meda, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar. Tambahan lokasi untuk tes khusus jabatan mualim, juru motor, juru mudi, juru minyak dan kelasi kapal yaitu di Batam dan Semarang.

Pelamar dapat melihat penguman pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi pada 16 September 2014 melalui portal Kemenkeu www.kemenkeu.go.id atau https://rektrutmen.kemenkeu.go.id. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×