Atasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Jajaki Hujan Buatan di Langit Jakarta

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 07 September 2026 | 18:33 WIB
Atasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Jajaki Hujan Buatan di Langit Jakarta
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan Operasi Modifikasi Cuaca untuk meluruhkan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
  • BPBD DKI Jakarta berkoordinasi dengan BMKG untuk menentukan waktu pelaksanaan modifikasi cuaca menjelang akhir pekan.
  • Gubernur Pramono Anung memerintahkan penggunaan water mist di gedung tinggi untuk membersihkan udara ibu kota.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini tengah menjajaki peluang pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) demi meluruhkan partikel abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di langit ibu kota.

Langkah strategis ini dipersiapkan sebagai upaya tambahan selain metode penyemprotan uap air atau water mist yang sudah berjalan masif.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengungkapkan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan BMKG untuk mengeksekusi rencana tersebut.

"Kami juga tetap koordinasi dengan BMKG untuk mencari waktu yang tepat dilaksanakan OMC," ujar Maruli di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).

Kesiapan teknis di lapangan diklaim sudah matang seiring dengan posko pemantauan yang terus bersiaga selama 24 jam.

"Posko kami tetap aktif, tapi waktu yang tepatnya ini yang kami masih nunggu. Waktu yang tepat untuk kami bisa lakukan OMC itu kapan," lanjut Maruli.

Berdasarkan analisis cuaca terkini, potensi pembentukan awan hujan di wilayah Jakarta diprediksi muncul menjelang akhir pekan ini.

Maruli menjelaskan, peluang terjadinya hujan kini terpantau lebih besar dibandingkan kondisi pada periode Agustus lalu.

"Sekarang, ada, potensi itu sudah ada. Potensi itu sudah ada. Potensi itu untuk sampai tanggal 13, hari Minggu, itu ada. Potensinya walaupun memang lebih kecil, tapi lebih besar daripada Agustus kemarin, lebih besar," terangnya.

baca juga

Meskipun intensitas curah hujan diperkirakan masih rendah, kehadirannya dinilai krusial untuk membilas sisa debu vulkanis secara mangkus.

"Kalaupun turun hujan, curah hujannya itu di bawah 12 mm lah, di bawah 20 mm. Kecil, masih kecil sekali," imbuh Maruli.

Sembari menunggu momentum hujan dari langit, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah memerintahkan aktivasi water mist pada seluruh gedung tinggi.

"Kami minta untuk bisa dilakukan itu," tegas Pramono dalam kesempatan terpisah.

Operasi pembersihan di darat juga diperkuat dengan melibatkan armada dari Polda Metro Jaya serta Kodam Jaya di sepanjang jalan protokol.

Pramono memastikan, segala upaya untuk menjernihkan udara Jakarta akan terus diupayakan hingga situasi benar-benar pulih.

"Untuk water mist itu terus kami lakukan sampai besok," pungkas eks Seskab itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musibah Membawa Berkah? 5 Manfaat Tersembunyi Abu Vulkanik yang Jarang Diketahui Orang

Musibah Membawa Berkah? 5 Manfaat Tersembunyi Abu Vulkanik yang Jarang Diketahui Orang

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 18:13 WIB

Lawan Abu Anak Krakatau, Pemprov DKI Kerahkan Damkar dan Water Mist untuk Bersihkan Udara

Lawan Abu Anak Krakatau, Pemprov DKI Kerahkan Damkar dan Water Mist untuk Bersihkan Udara

News | Senin, 07 September 2026 | 17:42 WIB

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Foto | Senin, 07 September 2026 | 17:33 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×