Pemkab Mojokerto Kucurkan Bantuan Rp3,2 Miliar untuk Perkuat Pertanian dan Peternakan Komunal

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 07 September 2026 | 18:34 WIB
Pemkab Mojokerto Kucurkan Bantuan Rp3,2 Miliar untuk Perkuat Pertanian dan Peternakan Komunal
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa menyerahkan bantuan secara simbolis di Pujasera Desa Pugeran, Kecamatan Gondang, Selasa (1/9/2026) pagi. (Dok: Pemkab Mojokerto)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyalurkan bantuan dengan total nilai lebih dari Rp3,2 miliar untuk mendukung penguatan fasilitas pertanian dan peternakan komunal di wilayah Bumi Majapahit. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dukungan Pemerintah Pusat melalui anggaran non-APBD.

Penyerahan sekaligus integrasi pemanfaatan bantuan dilakukan dalam kegiatan Pertanian Komunal Bersama Milenial dan Penyaluran Bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto yang berlangsung di Pujasera Desa Pugeran, Kecamatan Gondang, Selasa (1/9/2026) pagi.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis. Ia berharap dukungan yang diberikan kepada 18 kelompok tani dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu menjadi salah satu sumber penguatan ekonomi bagi keluarga para penerima manfaat.

"Kita berharap bantuan yang diberikan kepada 18 kelompok tani digunakan dengan baik. Kemudian, dengan pendampingan dari penyuluh pertanian, bantuan ini akan meningkatkan atau memberikan tambahan nilai ekonomi bagi keluarganya," ujar figur yang akrab disapa Gus Bupati tersebut.

Selain diarahkan untuk meningkatkan efektivitas produksi pertanian dan peternakan, bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong generasi muda agar tertarik menekuni sektor pertanian.

Gus Bupati menilai regenerasi petani menjadi hal penting bagi keberlanjutan sektor pertanian dan peternakan di masa mendatang. Menurutnya, modernisasi peralatan pertanian dapat membuat pekerjaan di sektor tersebut semakin menarik bagi kalangan muda sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.

"Anak-anak (pemuda) sekarang ini tampak enggan menjadi petani. Padahal petani itu keren. Kita tidak bisa makan kalau tidak ada petani. Dengan modernisasi alat-alat pertanian, menjadi petani akan lebih keren. Selain itu, dengan alat ini biaya produksi bisa lebih minim dan hasil produksinya lebih banyak," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara perkembangan industri dan keberadaan sektor pertanian. Menurutnya, kedua sektor tersebut dapat berkembang secara berdampingan selama pelaksanaannya tetap memperhatikan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Industri menciptakan lapangan pekerjaan yang luas dan membutuhkan banyak pekerja. Jadi, kita harus bisa memfasilitasi mereka juga. Nah, makanya lahan pangan kita jaga, lahan investasi juga kita fasilitasi," pungkasnya.

baca juga

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono memaparkan rincian bantuan yang telah disalurkan kepada kelompok tani. Bantuan yang bersumber dari APBD diberikan kepada sejumlah kelompok tani dalam bentuk pelatihan maupun dukungan sarana peternakan.

"Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBD terdiri dari sembilan kelompok tani berupa pelatihan petani milenial senilai Rp50 juta, sembilan kelompok tani berupa ternak ayam, pakan dan kandang senilai Rp950 juta, serta satu kelompok tani berupa itik dan pakan senilai Rp40 juta," terang Ludfi.

Adapun bantuan yang berasal dari non-APBD meliputi dua unit combine harvester atau mesin bantu panen dengan total nilai Rp1,18 miliar. Selain itu, terdapat satu unit traktor roda empat senilai Rp520 juta serta lima kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi tersier dengan nilai bantuan mencapai Rp500 juta.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyalurkan bantuan dengan total nilai lebih dari Rp3,2 miliar. (Dok: Pemkab Mojokerto)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyalurkan bantuan dengan total nilai lebih dari Rp3,2 miliar. (Dok: Pemkab Mojokerto)

Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat produktivitas pertanian dan peternakan komunal sekaligus mendorong efisiensi biaya produksi. Di sisi lain, dukungan fasilitas dan modernisasi alat pertanian diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk ikut berperan dalam mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Mojokerto.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Tren! Pasar Wellness RI Tembus $55 Miliar, Dua UMKM Lokal Curi Peluang di Shopee

Bukan Sekadar Tren! Pasar Wellness RI Tembus $55 Miliar, Dua UMKM Lokal Curi Peluang di Shopee

News | Senin, 07 September 2026 | 12:23 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Melek Finansial dan Bijak Kelola Penghasilan

BRI Dorong Generasi Muda Melek Finansial dan Bijak Kelola Penghasilan

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 21:43 WIB

Sambut Kampanye Belanja Akhir Tahun, Shopee dan Anteraja Bekali Puluhan Pelaku UMKM Strategi Promosi

Sambut Kampanye Belanja Akhir Tahun, Shopee dan Anteraja Bekali Puluhan Pelaku UMKM Strategi Promosi

News | Kamis, 03 September 2026 | 11:31 WIB

Kinerja BRI Tumbuh Positif, Analis Kompak Beri Rekomendasi Buy untuk Saham BBRI

Kinerja BRI Tumbuh Positif, Analis Kompak Beri Rekomendasi Buy untuk Saham BBRI

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 10:31 WIB

Semarak Merah Putih BRI Hadir di Sofifi Maluku Utara, UMKM Dapat Berkah

Semarak Merah Putih BRI Hadir di Sofifi Maluku Utara, UMKM Dapat Berkah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dari Sarinah ke Bandara, 81 UMKM Bersiap Naik Kelas Lewat Ekosistem Pariwisata

Dari Sarinah ke Bandara, 81 UMKM Bersiap Naik Kelas Lewat Ekosistem Pariwisata

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×