Antrean di SPBU Diharap Sadarkan Pengguna Mobil Tak Pakai BBM Subsidi

Achmad Sakirin

Senin, 25 Agustus 2014 | 15:57 WIB
Antrean di SPBU Diharap Sadarkan Pengguna Mobil Tak Pakai BBM Subsidi
Petugas SPBU memasang tanda "premium habis" di salah satu SPBU. [Antara/Rivan Awal Lingga]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan, fenomena antrean panjang dan habisnya Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beberapa wilayah di Indonesia, merupakan konsekuensi dari penerapan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi.

Langkah itu dilakukan agar kuota solar dan premium cukup hingga akhir tahun 2014.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir, mengatakan, pihaknya mulai mengatur kuota BBM bersubsidi guna memastikan agar kuota Solar dan Premium cukup hingga akhir tahun sesuai dengan amanat UU No.12 Tahun 2014 tentang APBN 2014.

Menurutnya, antrean yang disusul dengan habisnya BBM bersubsidi di sejumlah SPBU bukan kelangkaan BBM, tetapi konsekuensi dari penyaluran BBM bersubsidi yang disesuaikan dengan kuota yang tersedia.

"Habisnya alokasi harian BBM bersubsidi di SPBU yang berada di beberapa wilayah di Indonesia, merupakan konsekuensi dari pengaturan penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan sisa kuota yang telah ditetapkan dalam UU APBN-P 2014," kata Ali di Kantor Pertamina Jakarta, Senin (25/08/2014).

Ali menjelaskan, berdasarkan APBN-P 2014, kuota BBM bersubsidi dikurangi dari 48 juta kiloliter menjadi 46 juta kiloliter. Pertamina, akhirnya harus melakukan pengaturan kuota per harinya untuk memastikan BBM bersubsidi cukup hingga akhir tahun 2014, hingga menyebabkan antrean di beberapa SPBU di wilayah Indonesia.

Pertamina berharap, lanjut Ali, dengan pengaturan yang menyebabkan antrean di sejumlah SPBU, timbul kesadaran masyarakat pengguna mobil pribadi mulai membiasakan diri menggunakan BBM nonsubsidi.

“Fenomena ini diharapkan timbul kesadaran masyarakat kelas atas yang menggunakan mobil pribadi untuk mengisi BBM nonsubsidi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Premium Eceran Capai Rp15 Ribu Per Liter

Harga Premium Eceran Capai Rp15 Ribu Per Liter

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2014 | 14:17 WIB

Tambah Nafas sampai Akhir 2014, BPH Migas Harus Ketatkan Pengendalian BBM Subsidi

Tambah Nafas sampai Akhir 2014, BPH Migas Harus Ketatkan Pengendalian BBM Subsidi

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2014 | 21:04 WIB

Pertamina Jateng Jamin Ketersediaan BBM Bersubsidi

Pertamina Jateng Jamin Ketersediaan BBM Bersubsidi

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 13:33 WIB

Premium di Padang Panjang Mulai Langka

Premium di Padang Panjang Mulai Langka

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 12:50 WIB

Pengiriman Premium di SPBU Denpasar Dibatasi

Pengiriman Premium di SPBU Denpasar Dibatasi

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 12:16 WIB

Warga Kabupaten Bandung Sulit Dapatkan Premium

Warga Kabupaten Bandung Sulit Dapatkan Premium

News | Minggu, 24 Agustus 2014 | 14:27 WIB

Terkini

Perbedaan Sifat Cancer Juni dan Cancer Juli, Siapa yang Lebih Sensitif?

Perbedaan Sifat Cancer Juni dan Cancer Juli, Siapa yang Lebih Sensitif?

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:45 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang

Bali | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 T

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 T

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Masih Loyo ke Level Rp18.062 per Dolar AS

Rupiah Masih Loyo ke Level Rp18.062 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Kronologi Penembakan Maut di Deli Serdang: Mobil Dipepet hingga Korban Tewas Dibrondong Peluru

Kronologi Penembakan Maut di Deli Serdang: Mobil Dipepet hingga Korban Tewas Dibrondong Peluru

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Gantikan Impor Bensin, Bahlil Beberkan Persiapan Mandatori Etanol E10 hingga E50

Gantikan Impor Bensin, Bahlil Beberkan Persiapan Mandatori Etanol E10 hingga E50

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Tergiur Jalur Khusus Masuk PPI Madiun, Pria Tertipu Rp150 Juta oleh Calo Berkedok Ajudan Pejabat

Tergiur Jalur Khusus Masuk PPI Madiun, Pria Tertipu Rp150 Juta oleh Calo Berkedok Ajudan Pejabat

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Kuat Menghijau Pagi Ini, Bergerak ke Level 5.400

IHSG Masih Kuat Menghijau Pagi Ini, Bergerak ke Level 5.400

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan

Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan

Sulsel | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Cara Mencuci Puff Bedak yang Benar agar Bebas Bakteri, Ikuti 6 Langkah Ini

Cara Mencuci Puff Bedak yang Benar agar Bebas Bakteri, Ikuti 6 Langkah Ini

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:13 WIB

×