Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Antrean di SPBU Diharap Sadarkan Pengguna Mobil Tak Pakai BBM Subsidi

Achmad Sakirin

Senin, 25 Agustus 2014 | 15:57 WIB
Antrean di SPBU Diharap Sadarkan Pengguna Mobil Tak Pakai BBM Subsidi
Petugas SPBU memasang tanda "premium habis" di salah satu SPBU. [Antara/Rivan Awal Lingga]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan, fenomena antrean panjang dan habisnya Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beberapa wilayah di Indonesia, merupakan konsekuensi dari penerapan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi.

Langkah itu dilakukan agar kuota solar dan premium cukup hingga akhir tahun 2014.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir, mengatakan, pihaknya mulai mengatur kuota BBM bersubsidi guna memastikan agar kuota Solar dan Premium cukup hingga akhir tahun sesuai dengan amanat UU No.12 Tahun 2014 tentang APBN 2014.

Menurutnya, antrean yang disusul dengan habisnya BBM bersubsidi di sejumlah SPBU bukan kelangkaan BBM, tetapi konsekuensi dari penyaluran BBM bersubsidi yang disesuaikan dengan kuota yang tersedia.

"Habisnya alokasi harian BBM bersubsidi di SPBU yang berada di beberapa wilayah di Indonesia, merupakan konsekuensi dari pengaturan penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan sisa kuota yang telah ditetapkan dalam UU APBN-P 2014," kata Ali di Kantor Pertamina Jakarta, Senin (25/08/2014).

Ali menjelaskan, berdasarkan APBN-P 2014, kuota BBM bersubsidi dikurangi dari 48 juta kiloliter menjadi 46 juta kiloliter. Pertamina, akhirnya harus melakukan pengaturan kuota per harinya untuk memastikan BBM bersubsidi cukup hingga akhir tahun 2014, hingga menyebabkan antrean di beberapa SPBU di wilayah Indonesia.

Pertamina berharap, lanjut Ali, dengan pengaturan yang menyebabkan antrean di sejumlah SPBU, timbul kesadaran masyarakat pengguna mobil pribadi mulai membiasakan diri menggunakan BBM nonsubsidi.

“Fenomena ini diharapkan timbul kesadaran masyarakat kelas atas yang menggunakan mobil pribadi untuk mengisi BBM nonsubsidi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Premium Eceran Capai Rp15 Ribu Per Liter

Harga Premium Eceran Capai Rp15 Ribu Per Liter

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2014 | 14:17 WIB

Tambah Nafas sampai Akhir 2014, BPH Migas Harus Ketatkan Pengendalian BBM Subsidi

Tambah Nafas sampai Akhir 2014, BPH Migas Harus Ketatkan Pengendalian BBM Subsidi

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2014 | 21:04 WIB

Pertamina Jateng Jamin Ketersediaan BBM Bersubsidi

Pertamina Jateng Jamin Ketersediaan BBM Bersubsidi

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 13:33 WIB

Premium di Padang Panjang Mulai Langka

Premium di Padang Panjang Mulai Langka

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 12:50 WIB

Pengiriman Premium di SPBU Denpasar Dibatasi

Pengiriman Premium di SPBU Denpasar Dibatasi

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 12:16 WIB

Warga Kabupaten Bandung Sulit Dapatkan Premium

Warga Kabupaten Bandung Sulit Dapatkan Premium

News | Minggu, 24 Agustus 2014 | 14:27 WIB

Terkini

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB