Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Rupiah Lewati Rp12.000, BI: Itu Masih Wajar

Doddy Rosadi

Jum'at, 03 Oktober 2014 | 15:55 WIB
 Rupiah Lewati Rp12.000, BI: Itu Masih Wajar
Gubernur BI Agus Martowardojo. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Bank Indonesia masih menganggap nilai tukar rupiah yang melewati level Rp12.000 per dolar Amerika merupakan suatu hal yang wajar karena ada tekanan dari faktor eksternal.

"Saya anggap itu sesuatu yang wajar kalau sampai ke Rp12.000 per dolar Amerika, yang penting BI terus ada di pasar dan meyakini bahwa itu (rupiah) harus terjaga stabilitasnya," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, Jumat (3/10/2014).

Agus menuturkan kondisi perbaikan ekonomi Amerika Serikat, memang selalu menjadi perhatian oleh para investor sehingga mengakibatkan adanya risk on dan risk off (keluar masuk dana).

Oleh karena itu, lanjut Agus, Bank Indonesia juga senantiasa mengamati perkembangan di pasar keuangan untuk memastikan tersedianya likuditas. Terkait dengan dampak pemilihan pimpinan DPR terhadap kondisi nilai tukar, Agus menilai hal tersebut tidak banyak memberikan pengaruh.

"Kalau yang besar adalah pengaruh dari luar, bagi Indonesia tentu ada juga dari domestik. Dan di Indonesia, ada juga pengaruh kan kemarin ini akhir bulan ada kewajiban yang mesti dibayar ke luar negeri cukup besar. Kebetulan juga di pasar modal ada investor asing yang lepas," ujar Agus.

Namun, Agus melihat inflasi sendiri masih terjaga dengan baik kendati dari sisi neraca perdagangan mengalami defisit kembali. Akan tetapi, jika ekspor mineral khususnya dari wilayah Papua, Nusa Tenggara, dan Sulawesi, sudah kembali normal, diharapkan neraca perdagangan akan kembali membaik.

"Kalau terkait dengan rupiah, BI tentu melihat ini secara jangka menengah dan BI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk bisa menyikapi perkembangan yang ada. BI juga senantiasa akan merespon dalam bentuk bauran kebijakan khususnya di makroprudensial. Antara lain kita akan menegaskan terkait dengan pengelolaan utang luar negeri yang lebih sehat. Kita juga terus berusaha untuk mendorong pendalaman pasar keuangan," kata Agus.

Berdasarkan kurs JISDOR Bank Indonesia, nilai tukar rupiah sendiri pada Jumat berada di level Rp12.144 per dolar Amerika. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI: Investasi Asing Mengalir Deras ke Indonesia

BI: Investasi Asing Mengalir Deras ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 September 2014 | 17:23 WIB

Rupiah Terus Melemah, Tembus Level 12.100 per Dolar Amerika

Rupiah Terus Melemah, Tembus Level 12.100 per Dolar Amerika

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 18:43 WIB

 Rupiah Diperkirakan Rp11.400 di Akhir 2014

Rupiah Diperkirakan Rp11.400 di Akhir 2014

Bisnis | Senin, 22 September 2014 | 05:17 WIB

Terkini

Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:23 WIB