Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Perebutan Pimpinan MPR Diperkirakan Alot, Rupiah Kembali Melemah

Esti Utami

Senin, 06 Oktober 2014 | 17:16 WIB
Perebutan Pimpinan MPR Diperkirakan Alot, Rupiah Kembali Melemah
Ilustrasi uang rupiah (Shutterstock)

Suara.com - Nilai tukar rupiah Senin (6/10/2014) sore,  melemah 25 poin menjadi Rp12.202 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.177 per dolar AS.  Analis Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong di Jakarta, mengatakan melemahnya nilai rupiah disebabkan kombinasi sentimen negatif global dan dalam negeri, sehingga mendorong  rupiah berada di dalam area negatif menembus level Rp12.200 per dolar AS.

"Pelemahan rupiah akibat sentimen global wajar seiring dengan pergerakan mayoritas mata uang 'emerging market' akibat data tren ekonomi AS yang positif sehingga ekspektasi pasar terhadap suku bunga AS dapat dinaikkan lebih cepat," ujarnya.

Tetapi untuk saat ini sentimen domestik lebih mendominasi seiring dengan masih panasnya suhu politik dalam negeri, menjelang perebutan kursi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

"Sentimen terhadap politik diharapkan bersifat sementara sehingga rupiah kembali pulih dengan cepat dan tekanannya tidak terlalu dalam," ucapnya.

Kendati demikian, lanjut dia, Bank Indonesia cukup konsisten menjaga kestabilan mata uang domestik agar fluktuasinya stabil sehingga tekanan rupiah tidak tergerus lebih besar terhadap dolar AS.

Analis Riset Mandiri Sekuritas Leo Rinaldy dalam kajiannya mengemukakan bahwa Bank Indonesia akan mampu meningkatkan posisi devisa pada akhir bulan September. Bank sentral telah menyerap valas senilai 3 miliar dolar AS pada 30 September 2014.

"Berdasarkan estimasi kami, 40 persen kenaikan tambahan cadangan valas dari awal tahun dikontribusi oleh penyerapan valas BI. Nilai tukar valas penting untuk meningkatkan ketahanan eksternal Indonesia untuk menghadapi risiko ketidakpastian domestik dan luar negeri ke depannya," psparnya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari Senin (6/10/2014) tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.212 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp12.144 per dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dua Faktor yang Membuat Rupiah Loyo

Ini Dua Faktor yang Membuat Rupiah Loyo

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2014 | 14:40 WIB

Rupiah Melemah, Menkeu Masih Belum Khawatir

Rupiah Melemah, Menkeu Masih Belum Khawatir

Bisnis | Senin, 06 Oktober 2014 | 13:56 WIB

 Rupiah Lewati Rp12.000, BI: Itu Masih Wajar

Rupiah Lewati Rp12.000, BI: Itu Masih Wajar

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2014 | 15:55 WIB

BI: Kisruh UU Pilkada Membuat Rupiah Melemah

BI: Kisruh UU Pilkada Membuat Rupiah Melemah

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 12:27 WIB

Aliran Modal Keluar dari Indonesia Semakin Deras

Aliran Modal Keluar dari Indonesia Semakin Deras

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 18:52 WIB

 Rupiah Diperkirakan Rp11.400 di Akhir 2014

Rupiah Diperkirakan Rp11.400 di Akhir 2014

Bisnis | Senin, 22 September 2014 | 05:17 WIB

Terkini

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:23 WIB

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:19 WIB

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:05 WIB

Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya

Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB

Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?

Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB

3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata

3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:39 WIB

×