Tiga Ribu Buruh Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM

Achmad Sakirin

Senin, 27 Oktober 2014 | 13:22 WIB
Tiga Ribu Buruh Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM
Ilustrasi unjuk rasa buruh. [Antara]

Suara.com - Pelantikan Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla hari ini, Senin (27/10/2014) di Istana Presiden diwarnai unjuk rasa sekitar 3.000 buruh yang menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Para buruh menilai kenaikkan BBM akan memberatkan ekonomi buruh dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Rencana Presiden Joko Widodo yang akan menaikan harga BBM pada awal tahun nanti akan berdampak terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok," kata Wakil Ketua Federasi Perjuangan Buruh Indonesia, Yuni Fitri saat melakukan aksi demontrasi di depan Kantor Balai Kota Jakarta, Senin (27/10/2014).

Berdasarkan pantauan Antara, sekitar 3.000 orang gabungan dari organisasi buruh yaitu FPBI, SPKAG, SMBI dan PPI pada pukul 10.00 WIB melakukan unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakara dan selanjutnya pukul 12.00 WIB buruh bergerak melakukan demontrasi di depan Gedung Istana Presiden.

Ribuan demontrasi tersebut berjalan dengan tertib, lancar, karena mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Yuni Fitri menilai, rencana pemerintah menaikan harga BBM tersebut, merupakan kebijakan yang tidak berpihak kepada peningkatan kesejahteraan buruh.

"Ini jelas, kenaikan harga BBM ini akan berdampak langsung dengan berbagai kebutuhan pokok, jasa dan lainnya, sehingga antara biaya kebutuhan dengan upah yang diterima tidak sebanding lagi," ujarnya.

Ia mengatakan, upah minimum Jakarta 2014 hanya Rp2,3 juta, sementara biaya untuk kebutuhan sehari-hari, jasa dan lainnya mencapai Rp4 jutaan.

"Apabila BBM naik, maka pengeluaran buruh untuk memenuhi kebutuhannya naik dua kali lipat, otomatis buruh tidak bisa hidup layak, bahkan akan semakin terbelit hutang untuk memenuhi kebutuhannya," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, diharapkan pemerintah untuk menunda kenaikan harga BBM ini, karena akan memberatkan ekonomi buruh.

"Jika BBM ini harus naik, maka pemerintah harus juga menaikan upah buruh, sehingga ada keseimbangan antara pengeluaran dan upah buruh tersebut," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahan Pokok Makin Mahal Imbas Kenaikkan BBM, Pedagang Pasar: Dagangan Sepi, Pembeli Pada Kabur

Bahan Pokok Makin Mahal Imbas Kenaikkan BBM, Pedagang Pasar: Dagangan Sepi, Pembeli Pada Kabur

News | Selasa, 06 September 2022 | 00:21 WIB

Kritisi Kenaikan BBM, Rizal Ramli Sebut Ada Banyak Cara Lain: Salah Satunya Hentikan Pengeluaran Ibukota Baru Abal-abal

Kritisi Kenaikan BBM, Rizal Ramli Sebut Ada Banyak Cara Lain: Salah Satunya Hentikan Pengeluaran Ibukota Baru Abal-abal

News | Senin, 05 September 2022 | 17:22 WIB

Mahasiswa Bakal Gelar Aksi Tolak BBM Naik, 400 Personel TNI-Polri Disiagakan di Jakpus

Mahasiswa Bakal Gelar Aksi Tolak BBM Naik, 400 Personel TNI-Polri Disiagakan di Jakpus

News | Kamis, 01 September 2022 | 12:29 WIB

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

News | Senin, 03 November 2014 | 05:43 WIB

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

News | Minggu, 26 Oktober 2014 | 12:32 WIB

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

News | Jum'at, 24 Oktober 2014 | 13:53 WIB

Terkini

Jurus Rahasia SBY saat Disadap: Saya Komunikasi Pakai Caraka

Jurus Rahasia SBY saat Disadap: Saya Komunikasi Pakai Caraka

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Kasus Sadap Prabowo, Kapolri Didesak Bersih-bersih dan Usut Tuntas 'Gerombolan' Listyo

Kasus Sadap Prabowo, Kapolri Didesak Bersih-bersih dan Usut Tuntas 'Gerombolan' Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:10 WIB

Dokter Soroti Pasien Sirosis Kurang Diperhatikan Pemerintah, Biaya Cangkok Hati Capai Rp2 Miliar

Dokter Soroti Pasien Sirosis Kurang Diperhatikan Pemerintah, Biaya Cangkok Hati Capai Rp2 Miliar

Health | Rabu, 04 November 2026 | 11:09 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian bagi UU Perlindungan Data di Tengah Abuse of Power

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian bagi UU Perlindungan Data di Tengah Abuse of Power

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:09 WIB

Listyo Tersangka Penyadapan Prabowo, SBY: Politik Kita Terlalu Liar, Saya Khawatir Rakyat Takut

Listyo Tersangka Penyadapan Prabowo, SBY: Politik Kita Terlalu Liar, Saya Khawatir Rakyat Takut

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:05 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:01 WIB

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

×