Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Badan Ekonomi Kreatif Harus Dipimpin Profesional

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 17 November 2014 | 10:12 WIB
Badan Ekonomi Kreatif Harus Dipimpin Profesional
Ilustrasi: Industri kreatif di Pameran Indocraft and Fashion 2014. (Antara)

Suara.com - Pemerintah tengah menyiapkan Badan Ekonomi Kreatif sebagai pengganti wacana pembentukan Kementerian Ekonomi Kreatif. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta (Hipmi Jaya) meminta agar badan ini nantinya dipimpin oleh pengusaha atau profesional muda.

“Pelaku usaha di industri ini mayoritas anak-anak muda, maka passion-nya ada di anak-anak muda, ada baiknya Bapak Presiden mendorong lembaga ini nantinya dipimpin profesional atau pengusaha muda yang punya pengalaman di bidang ini, sehingga mampu berkomunikasi dan menyerap aspirasi serta kebutuhan industri ini,” ujar Ketua Umum Hipmi Jaya Rama Datau, dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Senin (17/11/2014).

Rama mengatakan, pemimpin badan ini merupakan sosok yang mampu berkoordinasi dengan kementerian lainnya. Sebab lembaga ini nantinya akan melibatkan banyak kementerian. Data Hipmi Jaya menunjukan, pemerintah tahun ini menargetkan pertumbuhan di sektor ini mencapai 10% pada 2014. Terhadap PDB, industri ini  ditargetkan menjadi tiga besar kontributor untuk Product Domestic Bruto (PDB).

Sebelumnya, ekonomi kreatif menempati posisi ketujuh dari 10 sektor ekonomi nasional dengan menyumbang PDB sebesar 6,9 % atau senilai Rp 573,89 triliun dari total kontribusi ekonomi nasional.

Tak hanya itu, peranannya dalam penciptaan lapangan kerja juga kian strategis. Ekonomi Kreatif menempati posisi ke-4 dari 10 sektor ekonomi dalam kategori jumlah tenaga kerja pada tahun 2012. “Ekonomi Kreatif menyumbang 11.799.568 Orang atau 10,65% pada total angkatan kerja nasional yang sebesar 110.808.154 orang,” ujar Rama.

Hipmi Jaya mencatat usaha di industri ini terdiri atas sekitar 10% dari total jumlah usaha di Indonesia saat ini. Periode 2010 - 2013 industri kreatif rata-rata dapat menyerap tenaga kerja sekitar 10,6% dari total angkatan kerja nasional. Itu didorong oleh petumbuhan jumlah usaha di sektor industri kreatif pada periode tersebut sebesar 1%.  

“Sehingga jumlah industri kreatif pada tahun 2013 tercatat sebanyak 5,4 juta usaha yang menyerap angkatan kerja sebanyak 12 juta jiwa serta memberikan kontribusi terhadap devisa negara sebesar Rp19 triliun atau sebesar 5,72% dari total ekspor nasional. Dipertengahan tahun, ekspor karya kreatif Indonesia sudah mencapai Rp 63,1 triliun atau tumbuh sebesar 7,27% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu,” papar Rama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investasi Lapangan Padel Meroket, HIPMI Jaya Lihat Tenis Masuki Titik Balik

Investasi Lapangan Padel Meroket, HIPMI Jaya Lihat Tenis Masuki Titik Balik

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:00 WIB

Dituding Jadi Sarang Pengangguran, HIPMI Jaya Tegaskan Cetak Pengusaha Tangguh

Dituding Jadi Sarang Pengangguran, HIPMI Jaya Tegaskan Cetak Pengusaha Tangguh

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 23:51 WIB

Posko Pemenangan Rumah Ramah, Simbol Perjuangan dan Semangat Kebersamaan

Posko Pemenangan Rumah Ramah, Simbol Perjuangan dan Semangat Kebersamaan

Press Release | Senin, 12 Agustus 2024 | 23:05 WIB

Mau Bisnis Cepat Berkembang, Coba Ikut Program Ini

Mau Bisnis Cepat Berkembang, Coba Ikut Program Ini

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2023 | 16:27 WIB

Wamendag Minta Pengusaha Muda Bisa Bawa Produk Indonesia ke Luar Negeri

Wamendag Minta Pengusaha Muda Bisa Bawa Produk Indonesia ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:04 WIB

Terkini

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 20:31 WIB

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:42 WIB

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:06 WIB

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 15:33 WIB

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 14:14 WIB

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB