500 Juta Pemuda di Negara Berkembang, 'Nganggur'

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 29 November 2014 | 05:07 WIB
500 Juta Pemuda di Negara Berkembang, 'Nganggur'
Ilustrasi orang melindungi kepalanya. (Shutterstock)

Suara.com - Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa Bangsa atau United Nations Population Fund (UNFPA) mengungkapkan sebanyak 60 persen pemuda di negara-negara berkembang tidak bekerja, tidak bersekolah dan bekerja serabutan.

"Lebih dari 500 juta pemuda berjuang untuk bertahan hidup dengan pedapatan kurang dari dua dolar AS per hari berdasarkan laporan situasi kependudukan dunia 2014," kata Perwakilan UNFPA Indonesia, Jose Feraris di Jakarta, Jumat (28/11/2014).

Jose Feraris menyampaikan itu pada peluncuran laporan situasi kependudukan dunia 2014 dengan tema "Kekuatan 1,8 miliar Remaja, Pemuda dan Transformasi Masa Depan" bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Menurut Jose , persoalan kemiskinan yang terjadi pada pemuda merupakan ancaman bagi masa depan dunia karena ke depan mereka akan menjadi pemimpin dan generasi penerus.

"Buruknya prospek lapangan kerja serta kualitas pribadi akan mendorong terjadinya krisis pengangguran pemuda global," kata dia.

Selain itu kesenjangan digital yang terjadi juga akan menghalangi pemuda di negara-negara miskin untuk dapat menguasai teknologi sebagai salah satu jalan meningkatkan perekonomian.

Hal itu diperparah oleh temuan dua dari tiga negara tidak melibatkan pemuda dalam penyusunan strategi pengurangan kemiskinan dan rencana pembangunan, kata dia.

Padahal pemuda merupakan sosok yang berperan penting menentukan masa depan suatu negara dan jika mereka diperhatikan dengan baik maka akan membawa manfaat positif, katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengangguran Prancis Sentuh 9,9 Persen

Pengangguran Prancis Sentuh 9,9 Persen

Bisnis | Rabu, 26 November 2014 | 04:50 WIB

Isu Pengangguran Bakal Dibahas Para Menteri Negara G20

Isu Pengangguran Bakal Dibahas Para Menteri Negara G20

News | Jum'at, 12 September 2014 | 20:27 WIB

Indonesia Bisa Banjir Pengangguran 2020

Indonesia Bisa Banjir Pengangguran 2020

News | Senin, 01 September 2014 | 23:15 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB