Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Liberty Jemadu

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis target pendapatan negara tahun 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun tercapai melalui restrukturisasi DJP dan DJBC. [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis target pendapatan negara tahun 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun tercapai melalui restrukturisasi DJP dan DJBC.
  • Implementasi sistem Coretax dan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial terbukti meningkatkan efisiensi serta optimalisasi penerimaan pajak secara nasional.
  • Pemerintah memastikan pelemahan nilai tukar rupiah tidak berdampak negatif terhadap APBN karena fundamental ekonomi tetap terjaga dengan baik.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis target pendapatan negara pada 2026 dapat tercapai seiring membaiknya kinerja penerimaan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Ia menilai perbaikan kinerja penerimaan mulai terlihat setelah pemerintah melakukan restrukturisasi di DJP dan DJBC. Selain itu Coretax juga disebut sudah menunjukkan hasil positif.

“Jadi, kelihatannya target tahun ini (2026) akan baik. (Kinerja) Bea Cukai juga akan bagus juga, jadi kita sudah melihat hasil dari proses restrukturisasi di pajak dan di Bea Cukai,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu.

Kinerja itu turut dioptimalkan dengan pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) yang mendukung peningkatan efisiensi dan optimalisasi penerimaan negara.

Bendahara Negara itu juga menyoroti implementasi sistem Coretax yang dinilai mulai menunjukkan hasil positif meski masih menuai sejumlah keluhan dari wajib pajak (WP).

"Jadi, harusnya sih lebih efisien. Kalau anda lihat Coretax yang dulunya banyak di protes. Sekarang juga masih ada protes, tapi kan udah sedikit. Tapi kinerja Coretax bisa meningkatkan pendapatan dari pajak yang kurang cukup signifikan. Karena dengan Coretax, semuanya dihitung hampir otomatis. Jadi, orang enggak bisa lari," ujar dia.

Adapun target Pendapatan Negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 ditetapkan sebesar Rp3.153,6 triliun.

Sementara itu, realisasi pendapatan negara hingga April 2026 tercatat mencapai Rp918,4 triliun atau tumbuh 13,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Heran Rupiah melemah

baca juga

Sebelumnya ditemui di acara yang sama, Purbaya mengatakan melemahnya nilai tukar rupiah hingga Rp18.000 per dolar AS tidak masuk akal. Ia mengatakan pelemahan itu tak seharusnya terjadi karena fundamental ekonomi Indonesia bagus.

“Ini terjadi karena fundamentalnya bagus, sebetulnya enggak masuk akal. Biasanya melemah kalau ada gangguan di fundamental ekonomi,” kata Purbaya.

Rupiah ditutup melemah 0,25 persen di akhir perdagangan Selasa sore kemarin (26/5/2026) ke Rp17.775 per dolar AS. Sementara sejumlah bank sudah menjual dolar di atas Rp18.000 di hari yang sama.

Purbaya, meski heran, mengaku masih optimistis pelemahan rupiah tak akan memengaruhi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia mengatakan sudah melakukan simulasi terhadap berbagai skenario ekonomi, termasuk memperhitungkan saat harga minyak global mencapai 100 dolar AS per barel dan rupiah melemah.

“Kita udah hitung. Pada waktu simulasi (minyak global) 100 dolar per barel itu, asumsi rupiahnya juga sudah kita perhitungkan. Jadi enggak ada masalah, saya enggak harus hitung ulang APBN-nya,” ujar Purbaya saat ditemui

Selain itu, ia memandang kondisi pasar obligasi masih terkendali meski rupiah mengalami tekanan. Hal itu dibantu dengan strategi pemerintah melakukan langkah stabilisasi melalui pembelian obligasi agar imbal hasil (yield) tetap terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:29 WIB

Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax

Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:05 WIB

Terkini

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

×