Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Pembuat Tempe Terpaksa Menaikkan Harga Jual

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 22 Desember 2014 | 20:25 WIB
Pembuat Tempe Terpaksa Menaikkan Harga Jual
Perajin tempe menyelesaikan proses pembuatan kedelai mejadi tempe. (Antara/M Risyal Hidayat)

Suara.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika pada satu pekan ini berdampak pada naiknya harga pangan tempe di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Bahan baku membuat tempe yakni kedelai selama ini masih dicukupi dari impor, sehingga jika rupiah melemah maka dipastikan harga kedelai impor ikut naik juga," kata pengusaha tempe di Karangkalasan, Kalasan, Kabupaten Sleman Supeno, Senin, (22/12/2014).

Menurut dia, dirinya dan hampir semua pembuat tempe terpaksa menaikkan harga jual tempe agar tidak mengalami kerugian.

"Harga jual tempe terpaksa menyesuaikan dengan naiknya harga bahan baku kedelai dari sebelumnya Rp8.300 per kilogram dari sebelumnya Rp8.000 per kilogram," katanya.

Ia mengatakan, dirinya sengaja menaikkan harga tempe, namun tidak mengurangi kualitas tempe agar tetap dibeli pelanggan.

"Harga tempe saat ini naik Rp500 untuk semua ukuran, mulai dari ukuran berat dua ons yang semula Rp1.500 naik menjadi Rp2.000," katanya.

Supeno mengatakan, selain kenaikan harga, saat ini kedelai impor juga susah dicari di pasaran.

"Harapan kami harga kedelai bahan baku tempe segera turun lagi, dan juga stok mencukupi, sehingga kami juga bisa menurunkan harga jualnya," katanya.

Sementara Aris pembuat tempe di Dusun Pundungrejo, Kalasan mengatakan akibat naiknya harga kedelai impor dirinya terpaksa mengurangi ukuran tempe yang dibuat.

"Karena harga kedelai impor naik maka terpaksa ukuran tempe sedikit diperkecil, agar tidak rugi. Namun jika nanti kenaikan harga kedelai cukup tinggi, maka kami juga akan menaikkan harga jual tempe untuk menyesuaikan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Melemah, 'Lampu Kuning' untuk Tim Ekonomi Jokowi-JK

Rupiah Melemah, 'Lampu Kuning' untuk Tim Ekonomi Jokowi-JK

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2014 | 15:03 WIB

Rupiah Tembus Rp12.500 per Dolar, IHSG Terkoreksi

Rupiah Tembus Rp12.500 per Dolar, IHSG Terkoreksi

Bisnis | Senin, 15 Desember 2014 | 09:59 WIB

Rupiah Melemah

Rupiah Melemah

Foto | Jum'at, 05 Desember 2014 | 11:08 WIB

Terkini

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB