Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Chandra Hamzah dan Hasan Bisri di Dewan Komisaris PT PLN

Esti Utami

Rabu, 24 Desember 2014 | 00:29 WIB
Chandra Hamzah dan Hasan Bisri di Dewan Komisaris PT PLN
Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said, Dirut baru PLN Sofyan Basir dan Komisaris Utama PLN Chandra M Hamzah (kiri) berjabat tangan. (Antara/M. Adimaja)

Pemerintah memperkuat pengawasan terhadap PT PLN Persero dengan menempatkan mantan Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah dan Wakil Ketua BPK Hasan Bisri dalam jajaran komisaris di perusahaan setrum plat merah itu.

"Pak Chandra sebagai Komisaris Utama, dengan anggota Hasan Bisri dan Budiman (mantan KASAD)," kata Menteri BUMN Rini M Soemarno, saat mengumumkan susunan Direksi dan Komisaris PLN, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Chandra Hamzah cukup dikenal karena reputasinya ketika menjadi Wakil Ketua KPK periode 2007-2011. Belakangan Chandra juga ditugasi pemerintah menjadi anggota Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi. Sedangkan Hasan Bisri, Wakil Ketua BPK periode 2011-2014 ini, sebelumnya berlatar belakang akuntan karier di lembaga audit milik pemerintah tersebut membawahi bidang tugas pelaksanaan tugas Inspektorat Utama, Direktorat Utama Revbag dan Diklat, Direktorat Utama Binbangkum, dan Sekretariat Jenderal, serta Penanganan Kerugian Negara.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, penunjukan orang-orang berlatar belakang hukum untuk mengedepankan sinergi antara direksi dengan komisaris.

"Pak Chandra diharapkan bisa mendukung dan membantu dalam menciptakan 'good corporate government/GCG'," ujarnya.

Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham mengangkat Sofyan Basir menjadi Dirut PLN. Sofyan yang sebelumnya adalah Dirut Bank BRI tersebut didampingi tujuh direktur lainnya yaitu Sarwon Sudarto, Nicke Widyawati, Supangkat Iwan Santoso, Amin Subekti, Amir Rosidin, Murtaqi Syamsuddin, Nasri Sebayang.

Menurut Rini, perombakan direksi PLN dan termasuk komisaris diharapkan memberikan tantangan baru bagi perseroan untuk meningkatkan kinerjanya dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional.

"PLN punya utang besar sekitar Rp471 triliun. Ke depan tantangannya adalah mengelola utang dengan baik dan mencari pembiayaan proyek-proyek ke depan," ujarnya.

Direksi dan komisaris yang baru dituntut untuk melakukan perbaikan-perbaikan di PLN mulai dari keluhan masyarakat soal kelangkaan energi listrik hingga persoalan mendasar kinerja keuangan perusahaan.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan siap menjalankan tugas yang diberikan pemegang saham untuk membawa PLN lebih baik lagi. Menurut Sofyan, penunjukan tersebut merupakan tantangan yang memang berbeda ketika dirinya menjadi seorang bankir. Ia menjelaskan, yang penting perlu dibangun komunikasi yang baik dan hubungan kolega dan tim kerja.

"Dengan niat yang baik, saya tidak takut menerima tantangan ini. Pemerintah mempercayakan kepada saya dan tim, maka saya upayakan maksimum. Khawatir selalu ada tapi mari kita buktikan dengan perbuatan," tegasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Erick Thohir: Utang PLN Turun Berkat Transformasi

Menteri Erick Thohir: Utang PLN Turun Berkat Transformasi

Bisnis | Rabu, 21 September 2022 | 17:11 WIB

Terkini

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:44 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

×