Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Sepanjang 2014, Transaksi RealEstate di Asia Melesat

Doddy Rosadi

Jum'at, 23 Januari 2015 | 06:26 WIB
Sepanjang 2014, Transaksi RealEstate di Asia Melesat
Ilustrasi: Sejumlah pekerja mentelesaikan proyek properti di bilangan Jl. Rasuna Said, Jakarta. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Volume transaksi pasar real estate 2014 di negara maju Asia Pasifik seperti Australia, Jepang, dan Korea Selatan naik cukup signifikan. Kepala Riset Pasar Modal Asia Pasifik PT Jones Lang LaSalle (JLL), Megan Walters mengatakan, di Australia, total transaksinya sebesar 26,9 miliar dolar Amerika Serikat atau naik 18 persen dari 2013.

Kenaikan tersebut, katanya, disebabkan banyak aset besar yang telah diperdagangkan selama beberapa tahun terakhir.

"Selain itu, dana melalui akuisisi produk pembangunan juga telah meningkatkan volume dalam beberapa tahun terakhir," katanya.

Selanjutnya di Jepang, menurut dia, terjadi kenaikan sebesar 21 persen dibanding 2013 dengan nilai transaksi sebesar 14,8 miliar dolar Amerika Serikat.

Menurut dia, sejumlah penawaran yang sangat besar diperdagangkan selama kuartal terakhir atau akhir 2014 sehingga mendukung tingkat pertumbuhan secara keseluruhan.

"Selain itu, pemilu November lalu di Jepang juga tidak mempengaruhi kepercayaan investor untuk mengembangkan bisnisnya di sana," katanya.

Kemudian, negara maju yang juga mengalami kenaikan transaksi adalah Korea Selatan dengan kenaikan sebesar 27 persen dengan total transaksi sebesar 10,6 miliar dolar Amerika Serikat.

"Pasar di Korea Selatan terus menarik minat investor asing mengambil aset sepanjang kuartal akhir 2014," katanya.

Menurut Walters, prospek untuk 2015 di Korea Selatan relatif positif dengan sejumlah pemilik tanah diharapkan merealisasikan keuntungan dari pertumbuhan nilai modal yang kuat selama beberapa tahun terakhir.

Ia berharap, prospek pada 2015 di Asia Pasifik akan terus positif dan volume transaksi diperkirakan akan tumbuh secara signifikan dengan sejumlah investor baru telah memposisikan diri untuk akuisisi tahun ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Rumah di Jabodetabek Mencapai Rp1,6 Triliun

Penjualan Rumah di Jabodetabek Mencapai Rp1,6 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2015 | 09:17 WIB

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Investor Asing Masih Tergiur dengan Sektor Properti

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 10:41 WIB

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

2015, Harga Rumah Naik 10 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2015 | 17:32 WIB

Tidak Ada Instrumen yang Bisa Kendalikan Harga Properti

Tidak Ada Instrumen yang Bisa Kendalikan Harga Properti

Bisnis | Senin, 05 Januari 2015 | 07:59 WIB

Saham Sektor Properti Catatkan Kinerja Tertinggi Sepanjang 2014

Saham Sektor Properti Catatkan Kinerja Tertinggi Sepanjang 2014

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2014 | 00:04 WIB

Kenaikan Harga Properti Sudah Tidak Wajar

Kenaikan Harga Properti Sudah Tidak Wajar

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2014 | 07:00 WIB

Terkini

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

×