Freeport Diminta Segera Tinggalkan Indonesia

Doddy Rosadi

Kamis, 29 Januari 2015 | 16:05 WIB
Freeport Diminta Segera Tinggalkan Indonesia
Area pengolahan mineral PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua. (Antara)

Suara.com - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Papua meminta  PT. Freeport Indonesia untuk  membangun smelter di Papua. Jika hal tersebut tidak dipenuhi, maka KNPI Papua meminta dengan tegas Freeport  untuk segera meninggalkan Indonesia.

Wakil Ketua DPD KNPI Papua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, Lukman N. Reliubun mengatakan, UU Minerba merupakan kebijakan pemerintah yang melarang ekspor mineral mentah dan mewajibkan perusahaan-perusahaan tambang membangun pabrik pemurnian dan pengolahan (smelter) di Indonesia.

"Pembangunan smelter di Papua kami rasa sudah sangat tepat karena dasarnya yaitu UU Minerba, dan ini harus dipenuhi Freeport karena wilayah operasionalnya berada di Tembagapura, Papua sehingga smelter harus dibangun di Papua, bukan di wilayah luar Papua,"kata Lukman kepada suara.com, Kamis (28/1/2015) di Jayapura, Papua.

Lukman tak menampik bahwa undang-undang Minerba yang melarang ekspor mineral mentah dan mengharuskan perusahaan tambang di Indonesia untuk membangun smelter di dalam negeri tentunya menuai penolakan dari perusahaan-perusahaaan tambang.

"Tapi ini kan amanat undang-undang jadi harus dipatuhi oleh seluruh perusahaan tambang baik lokal maupun asing," ujar Lukman.

Menurut dia, Pemerintah Pusat tidak perlu bergeming jika Freeport hengkang dari Indonesia, karena masih ada perusahaan dari negara lain yang mau mengelola tambang di Tembagapura itu sekaligus membangun smelter.
 
"Karena kami juga telah berkoordinasi dan membangun akses dengan Perusahaan Lain (Qatar, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi) untuk mengambil alih investasi pertambangan yang selama ini dilakukan PT. Freeport Indonesia. Dikarenakan Perusahaan Lain (Qatar, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi) lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat yaitu sistem pembagiaan hasil dari pertambangan yang tentunya lebih bermaanfaat dibandingkan PT. Freeport Indonesia," tandasnya. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerindra Minta Pemerintah Cabut Izin Ekspor Freeport

Gerindra Minta Pemerintah Cabut Izin Ekspor Freeport

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2015 | 03:42 WIB

Freeport Terancam Dibekukan

Freeport Terancam Dibekukan

Foto | Selasa, 27 Januari 2015 | 17:20 WIB

Ekonom: Freeport Tak Layak Terima Perpanjangan Kontrak

Ekonom: Freeport Tak Layak Terima Perpanjangan Kontrak

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2015 | 07:52 WIB

Pemerintah Minta Antam Beli Saham Freeport

Pemerintah Minta Antam Beli Saham Freeport

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2015 | 05:18 WIB

ESDM: Putra Indonesia Bisa Menjadi CEO PT Freeport

ESDM: Putra Indonesia Bisa Menjadi CEO PT Freeport

Bisnis | Senin, 26 Januari 2015 | 12:20 WIB

Terkini

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:50 WIB

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:25 WIB

×