Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Menteri Sofyan: Kondisi Rupiah Belum Terlalu Buruk

Doddy Rosadi

Rabu, 11 Maret 2015 | 17:01 WIB
Menteri Sofyan: Kondisi Rupiah Belum Terlalu Buruk
Menko Perekonomian Sofyan Djalil. (Antara/Vitalis Yogi)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan pelemahan mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih dalam kondisi normal.

“Ini bukan masalah, sebabnya adalah Amerika saat ini ekonominya bagus sekali. Yang kena imbas juga tidak hanya rupiah, seluruh mata uang juga kena,” katanya ketika ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2015), seperti dilansir dari laman setkab.go.id.

Dalam perdagangan siang ini kurs tengah Bank Indonesia (BI) tercatat Rp 13.164 terhadap dolar AS, melemah dibanding Selasa (10/3/2015) kemarin sebesar Rp 13.059. Demikian juga dibandingkan dengan nilai rupiah pada Senin (9/3/2015) tercatat Rp 13.047 per dollar Amerika.

Menko Perekonomian menilai, kondisi rupiah tidak terlalu buruk jika dibandingkan dengan mata uang asing lainnya dan hanya Swiss frank yang mengalami penguatan dari Dolar Amerika Serikat.

“Jika pariwisata ramai maka (wisatawan asing) yang membawa dolar akan semakin banyak. Untuk TKI juga akan diperbaiki supaya emiten meningkat,” ujar Sofyan menjelaskan.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan penguatan Dolar Amerika Serikat yang terjadi pada hampir semua mata uang asing disebabkan oleh tiga hal.

“Pertama ialah ekonomi Amerika yang terus menguat, dan rencana penguatan Fed Fund Rate menyebabkan dollar menguat. Kedua adanya injeksi likuiditas moneter dari ICB Euro dan Bank of Japan,” katanya.

Dia menambahkan, tahun lalu mata uang Euro melemah 13,5 persen terhadap dolar Amerika, sedangkan Yen Jepang 12,5-13 persen. Sedangkan Rupiah hanya 1,8 persen.

“Artinya rupiah memang melemah terhadap dolar tapi menguat terhadap Yen dan Euro kurang lebih sekitar 11 persen. Juga, seluruh negara menghadapi fenomenan dollar yang menguat,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Terus Anjlok, Tembus Level 13.100

Rupiah Terus Anjlok, Tembus Level 13.100

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2015 | 10:20 WIB

Menkeu: Rupiah Melemah, Anggaran Surplus Rp2,3 Triliun

Menkeu: Rupiah Melemah, Anggaran Surplus Rp2,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2015 | 19:00 WIB

Dituding Sengaja Lemahkan Rupiah, Ini Jawaban Bank Indonesia

Dituding Sengaja Lemahkan Rupiah, Ini Jawaban Bank Indonesia

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2015 | 16:37 WIB

Rupiah Terus Melemah, Maskapai Penerbangan Mulai 'Sakit Perut'

Rupiah Terus Melemah, Maskapai Penerbangan Mulai 'Sakit Perut'

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2015 | 16:23 WIB

Rupiah Tembus 13 Ribu, Publik Tidak Percaya Lagi kepada Jokowi

Rupiah Tembus 13 Ribu, Publik Tidak Percaya Lagi kepada Jokowi

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2015 | 14:28 WIB

Rupiah Terus Melemah, Korporasi Bersiap 'Gulung Tikar'

Rupiah Terus Melemah, Korporasi Bersiap 'Gulung Tikar'

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2015 | 14:17 WIB

Rupiah Terus Melemah, Belum Bisa Keluar dari Level 13 Ribu

Rupiah Terus Melemah, Belum Bisa Keluar dari Level 13 Ribu

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2015 | 10:36 WIB

Pengusaha: Rupiah Bisa Jatuh Hingga 13.500 per Dolar Amerika

Pengusaha: Rupiah Bisa Jatuh Hingga 13.500 per Dolar Amerika

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2015 | 11:15 WIB

Terkini

Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif

Kartu Kredit Infinite Prioritas Hasil Kolaborasi BRI dan Visa: Hadirkan Banyak Keuntungan Eksklusif

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:28 WIB

Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?

Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:09 WIB

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:58 WIB

Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan

Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:53 WIB

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:30 WIB

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:07 WIB

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:01 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:37 WIB