Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Pengrajin Rotan Dapat 'Uang Kaget' saat Rupiah Anjlok

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 16 Maret 2015 | 07:15 WIB
Pengrajin Rotan Dapat 'Uang Kaget' saat Rupiah Anjlok
Pengrajin rotan tengah menganyam. (dok. Selo Agro)

Suara.com - Pengrajin rotan mendapat berkah saat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus anjlok di kisaran Rp13.000-an. Mereka menyebut "mendapatkan uang kaget".

Salah satunya pengrajin rotan di Curug, Tangerang, Provinsi Banten sekaligus pemilik Selo Agro, Marcelinus Selsilimalar. Dia mengatakan nilai produksi usahanya meningkat selama 2 bulan belakangan sejak nilai dolar terus meningkat.

"Dengan adanya uang kaget seperti ini, bisa digunakan untuk semua hal," kata Marcel saat berbincang dengan suara.com, Jumat (13/3/2015).

Marcel mengatakan peningkatan pendapatan itu bisa digunakan untuk mengembangkan usaha dan menambah modal. Hal terpenting, dia bisa membuat contoh produk kerajinan.

"Kita bisa memperkuat penelitian yang jarang bisa dilakukan karena dananya cukup besar," papar dia.

Selo Agro, jelas Marcel, mempunyai omset cukup besar tiap bulan. Dia bisa mengirimkan kerajinan rotan ke Belanda dan Eropa sebanyak 4 sampai 6 kontener perbulan. Satu kontener nilai ekspornya sampai USD 25 ribu.

"Kalau musim hujan kita sedikit produksinya," tambah Marcel.

Menurut dia, kerajinan rotan memang memanfaatkan pasar internasional. Sementara pasal lokal sangat rendah. Dia mencatat, hanya 10 persen produknya dibeli masyarakat lokal.

"Kalau lokal nggak banyak yang beli. Paling beli satuan. Sementara kalau beli satuan itu akan rugi. Mereka mau nggak beli satu mahal? Kan orang lokal maunya bagus dan murah," kata dia.

Terlebih harga bahan baku rotan mahal. Sejak 2012 harga rotan naik sampai 15-20 persen atau saat ini seharga Rp 15 ribuan perkikogram.

"Saya rugi sampai Rp 200 juta waktu itu. Tapi 2 tahun terakhir ini cukup segar industri kerajinan rotan. Karena dolar pun terus naik," kata Marcel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lowongan, Google Cari Direktur Keuangan Baru

Lowongan, Google Cari Direktur Keuangan Baru

Tekno | Kamis, 12 Maret 2015 | 15:29 WIB

Kementerian Keuangan Tawarkan Beasiswa untuk 3.100 Sarjana

Kementerian Keuangan Tawarkan Beasiswa untuk 3.100 Sarjana

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2015 | 10:06 WIB

BPK Tagih 34 Provinsi Laporkan IPK

BPK Tagih 34 Provinsi Laporkan IPK

News | Sabtu, 28 Februari 2015 | 13:48 WIB

Terkini

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:45 WIB

Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman

Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:44 WIB

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:41 WIB

Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI

Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:29 WIB

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:28 WIB

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:05 WIB

Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi

Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:58 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB