Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pengrajin Rotan Dapat 'Uang Kaget' saat Rupiah Anjlok

Pebriansyah Ariefana

Senin, 16 Maret 2015 | 07:15 WIB
Pengrajin Rotan Dapat 'Uang Kaget' saat Rupiah Anjlok
Pengrajin rotan tengah menganyam. (dok. Selo Agro)

Suara.com - Pengrajin rotan mendapat berkah saat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus anjlok di kisaran Rp13.000-an. Mereka menyebut "mendapatkan uang kaget".

Salah satunya pengrajin rotan di Curug, Tangerang, Provinsi Banten sekaligus pemilik Selo Agro, Marcelinus Selsilimalar. Dia mengatakan nilai produksi usahanya meningkat selama 2 bulan belakangan sejak nilai dolar terus meningkat.

"Dengan adanya uang kaget seperti ini, bisa digunakan untuk semua hal," kata Marcel saat berbincang dengan suara.com, Jumat (13/3/2015).

Marcel mengatakan peningkatan pendapatan itu bisa digunakan untuk mengembangkan usaha dan menambah modal. Hal terpenting, dia bisa membuat contoh produk kerajinan.

"Kita bisa memperkuat penelitian yang jarang bisa dilakukan karena dananya cukup besar," papar dia.

Selo Agro, jelas Marcel, mempunyai omset cukup besar tiap bulan. Dia bisa mengirimkan kerajinan rotan ke Belanda dan Eropa sebanyak 4 sampai 6 kontener perbulan. Satu kontener nilai ekspornya sampai USD 25 ribu.

"Kalau musim hujan kita sedikit produksinya," tambah Marcel.

Menurut dia, kerajinan rotan memang memanfaatkan pasar internasional. Sementara pasal lokal sangat rendah. Dia mencatat, hanya 10 persen produknya dibeli masyarakat lokal.

"Kalau lokal nggak banyak yang beli. Paling beli satuan. Sementara kalau beli satuan itu akan rugi. Mereka mau nggak beli satu mahal? Kan orang lokal maunya bagus dan murah," kata dia.

Terlebih harga bahan baku rotan mahal. Sejak 2012 harga rotan naik sampai 15-20 persen atau saat ini seharga Rp 15 ribuan perkikogram.

"Saya rugi sampai Rp 200 juta waktu itu. Tapi 2 tahun terakhir ini cukup segar industri kerajinan rotan. Karena dolar pun terus naik," kata Marcel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lowongan, Google Cari Direktur Keuangan Baru

Lowongan, Google Cari Direktur Keuangan Baru

Tekno | Kamis, 12 Maret 2015 | 15:29 WIB

Kementerian Keuangan Tawarkan Beasiswa untuk 3.100 Sarjana

Kementerian Keuangan Tawarkan Beasiswa untuk 3.100 Sarjana

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2015 | 10:06 WIB

BPK Tagih 34 Provinsi Laporkan IPK

BPK Tagih 34 Provinsi Laporkan IPK

News | Sabtu, 28 Februari 2015 | 13:48 WIB

Terkini

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB