IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 16 April 2026 | 07:28 WIB
IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. [Antara/Fauzan/bar]
baca 10 detik
  • IMF dan investor global mengakui Indonesia sebagai titik terang ekonomi dalam pertemuan IMF Spring Meetings di Washington D.C.
  • Gubernur Bank Indonesia menyatakan stabilitas ekonomi nasional tercapai melalui sinergi kebijakan moneter dan disiplin fiskal yang kredibel.
  • Keberhasilan menjaga pertumbuhan dan defisit fiskal memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi utama yang stabil bagi dunia.

Suara.com - Indonesia kembali ditegaskan sebagai salah satu "bright spot" atau titik terang. Pengakuan ini datang langsung dari International Monetary Fund (IMF) dan para investor global dalam rangkaian IMF Spring Meetings di Washington D.C.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan bahwa ketahanan ekonomi nasional yang kuat merupakan buah dari sinergi kebijakan yang kredibel dan responsif terhadap dinamika eksternal.

Menurutnya, Indonesia berhasil menjaga keseimbangan antara stabilitas makroekonomi dan momentum pertumbuhan.

"Perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur yang tepat (on the right track) dan terkelola dengan baik. Pertumbuhan ekonomi kita tetap solid didukung permintaan domestik yang kuat serta inflasi yang terjaga dalam sasaran," ujar Perry Warjiyo di sela pertemuan dengan investor global dan pimpinan IMF dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Managing Director IMF, Kristalina Georgieva, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Indonesia dalam menjaga disiplin fiskal, terutama komitmen mempertahankan defisit di bawah 3 persen dari PDB.

Perry Warjiyo menekankan bahwa kunci keberhasilan Indonesia terletak pada sinergi erat antara Bank Indonesia dan Pemerintah. Kebijakan moneter dan fiskal berjalan beriringan untuk menghadapi tekanan tekanan pasar keuangan global.

Suasana gedung bertingkat perkantoran di Jakarta, Kamis (7-3-2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana gedung bertingkat perkantoran di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kami terus memperkuat kredibilitas kebijakan nasional melalui disiplin fiskal dan realokasi belanja ke sektor produktif. Hal inilah yang memperkuat keyakinan investor bahwa Indonesia tidak hanya berdaya tahan, tetapi juga sangat adaptif," tambah Perry.

Lebih lanjut, Perry menjelaskan bahwa Bank Indonesia tidak lagi hanya mengandalkan instrumen moneter konvensional. BI menerapkan bauran kebijakan (policy mix) yang terintegrasi untuk mendukung stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan.

Strategi tersebut mencakup:

baca juga

• Kebijakan Moneter: Fokus pada stabilitas nilai tukar Rupiah dan daya tarik aset domestik.
• Kebijakan Makroprudensial: Bersifat pro-pertumbuhan untuk mendorong penyaluran kredit perbankan.
• Digitalisasi Sistem Pembayaran: Mempercepat aktivitas ekonomi melalui transformasi digital yang inklusif.

"Respons kebijakan yang kami tempuh bersifat forward-looking. Kami mengelola nilai tukar secara fleksibel namun tetap terukur, serta memastikan likuiditas perbankan tetap memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi," jelas Gubernur BI tersebut.

Selain stabilitas jangka pendek, Perry Warjiyo juga memaparkan arah transformasi ekonomi Indonesia menuju sektor bernilai tambah tinggi.

Program hilirisasi dan pengembangan sektor berbasis teknologi menjadi daya tarik utama bagi investor jangka panjang. Dengan fundamental yang kokoh dan kebijakan yang transparan, Indonesia optimis dapat terus melaju di tengah gejolak global.

Pertemuan dengan IMF ini pun semakin memperkuat posisi tawar Indonesia sebagai tujuan investasi utama yang stabil dan kredibel di mata dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:13 WIB

Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia

Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:40 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Terkini

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Rincian Diskon Tiket Kereta, Kapal, dan Pesawat untuk Libur Nataru

Rincian Diskon Tiket Kereta, Kapal, dan Pesawat untuk Libur Nataru

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Peluru Nyasar? Polisi Selidiki Temuan Proyektil yang Bikin Kap Mobil di Cibubur Penyok

Peluru Nyasar? Polisi Selidiki Temuan Proyektil yang Bikin Kap Mobil di Cibubur Penyok

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:21 WIB

14 Siswi SMP Tangsel Jadi Korban Bullying Minuman Racikan, Ketua Komisi X DPR: Ini Sangat Ekstrem

14 Siswi SMP Tangsel Jadi Korban Bullying Minuman Racikan, Ketua Komisi X DPR: Ini Sangat Ekstrem

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kasus 1,16 Ton Ketamin: 7 WNI ABK Kapal MT Global 168 Dibebaskan karena Tak Tahu Angkut Narkoba

Kasus 1,16 Ton Ketamin: 7 WNI ABK Kapal MT Global 168 Dibebaskan karena Tak Tahu Angkut Narkoba

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Bukan Sekadar Berita, Konten Media Lokal Kini Bisa Jadi Aset Bisnis

Bukan Sekadar Berita, Konten Media Lokal Kini Bisa Jadi Aset Bisnis

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Dimas Seto Ajak Ribuan Pelari Bantu Palestina dan Difabel di Run for Humanity 2026

Dimas Seto Ajak Ribuan Pelari Bantu Palestina dan Difabel di Run for Humanity 2026

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Rekor! 166 Pihak Disanksi Denda Rp2,23 Triliun Gegara Mafia Saham

Rekor! 166 Pihak Disanksi Denda Rp2,23 Triliun Gegara Mafia Saham

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:42 WIB

×