Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

BlackBerry 'Bangkit dari Kematian' berkat John Chen

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 30 Maret 2015 | 12:03 WIB
BlackBerry 'Bangkit dari Kematian' berkat John Chen
John Chen. (www.blackberryos.com)

Suara.com - Akhir pekan lalu, sejumlah analis dikejutkan dengan laporan keuangan BlackBerry di kuartal IV/2014. Ketika para analis memprediksi perusahaan yang dulunya bernama Research in Motion itu akan kembali merugi, CEO John Chen memutarbalikkan semua prediksi itu.

Di luar dugaan, BlackBerry berhasil meraih keuntungan bersih hampir 30 juta dolar Amerika. Perusahaan smartphone asal Kanada itu sudah mulai bangkit dari kematian setelah tertinggal jauh dari dua pesaingnya yaitu Apple dan Samsung.

CEO John Chen yang baru ditunjuk tahun lalu mengungkapkan, perusahaannya sudah memulai strategi dua tahun untuk kembali bangkit secara finansial dan kompetisi di dunia smartphone. Selain itu, BlackBerry juga mulai fokus kepada pembangunan software.

“Kami sudah separuh jalan dari target dua tahun, kondisi keuangan kami juga membaik dan tidak lagi menjadi sesuatu yang harus dipertanyakan,” kata Chen.

Dalam waktu dekat, Chen berencana untuk meluncurkan lagi produk terbaru BlackBerry setelah sukses dengan Passport dan Classic. Dua produk itulah yang memberikan keuntungan bagi BlackBerry pada kuartal IV/2014 sekaligus menjadi produk anyar pertama dan kedua di bawah kepemimpinan Chen.

John Chen memang dikenal sebagai CEO yang bisa membangkitkan perusahaan yang hampir mati. Salah satu tangan dingin Chen terlihat ketika membuat  Sybase yang nyaris mati bisa hidup lagi. Setelah didaulat menjadi salah satu pesaing Oracle, Sybase justru anjlok dan diambang kebangkrutan.

Ketika Chen menjadi CEO pada 1998, perusahaan itu hanya bernilai 362 juta dolar Amerika. Selama 13 tahun di bawah kepemimpinan Chen, Sybase berhasil mendapatkan 5,8 miliar dolar Amerika.

“Hal pertama yang saya lakukan adalah mengembalikan kembali kepercayaan orang terhadap produk itu,” kata Chen.

Hal itu juga yang dilakukan Chen ketika memutuskan untuk bergabung dengan BlackBerry. Dia tidak menutup divisi handset meski mengalami kerugian.

“Saya tahu bahwa BlackBerry mempunyai semua bahan yang diperlukan untuk mengembalikan bisnis ke jalan semula. Saya sudah pernah melakukan ini sebelumnya,” ungkapnya.

Kini, belum genap satu tahun memimpin BlackBerry, Chen sudah bisa membawa perusahaan itu kembali meraih keuntungan, sesuatu yang sepertinya tidak pernah dibayangkan sebelumnya. (TheVerge/Reutes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blackberry 10 Sudah Bisa Aplikasi Android

Blackberry 10 Sudah Bisa Aplikasi Android

Tekno | Sabtu, 21 Februari 2015 | 11:38 WIB

Terkini

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN 2026 Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:31 WIB