Butuh Banyak Investasi, Indonesia Manfaatkan Forum Ekonomi Dunia

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 07 April 2015 | 17:39 WIB
Butuh Banyak Investasi, Indonesia Manfaatkan Forum Ekonomi Dunia
Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya Bakar [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Pedagangan Rachmat Gobel mendatangi kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Selasa (7/4/2015). Kedatangannya untuk memimpin rapat terkait World Economic Forum. Forum Ekonomi Dunia ini rencananya diselenggarakan pada 19 - 21 April 2015 yang bertepatan dengan KTT Asia Afrika.

Rapat Koordinasi World Economic Forum hanya diikuti dua menteri Kabinet Kerja, yakni Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mendadak pergi meninggalkan kantornya karena akan mendampingi Presiden Joko Widodo.

Rachmat Gobel mengaku ditunjuk menjadi Ketua Panitia dalam World Economic Forum 2015.

"Iya ini saya ditunjuk sebagai ketua panitia. Ya rapatnya tentang persiapan saja, kan saya jadi ketua panitia. ‎Mau tahu berapa jumlah pesertanya yang datang, pembicara siapa saja, apa yang akan dibahas dan Kepala Negara yang datang siapa. Sejauh ini yang sudah confirm dari undangan kita ya Kamboja," kata di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

Sebenarnya, lanjut dia, persiapan World Economic Forum yang ke 24 sudah hampir selesai.

"Paling sekitar 10 persen itu finishingnya aja. Seperti konfirmasi undangan tamu VVIP dari peserta WEF. Dari 1.000 undangan yang dikeluarkan oleh panitia WEF sudah ada 600 yang konfirmasi untuk hadir ke Indonesia, " katanya.

Tujuan dari penyelengaraan ini untuk mengejar target pembangunan infrastruktur dalam lima tahun ini, pemerintah setidaknya membutuhkan investasi mencapai Rp530 triliun.

"Itu dibutuhkan investasi yang lima tahun untuk mendukung tujuh persen pertumbuhan ekonomi. Kami hanya bisa sediakan APBN-nya kira-kira hanya Rp129 triliun sehingga sekitar Rp400 triliun itulah yang harus ditawarkan oleh pihak swasta untuk berpartisipasi," kata Rachmat.

Untuk bisa menarik investasi sebanyak itu, lanjut Rachmat, pemerintah bisa memanfaatkan forum ekonomi dunia yang bertajuk 24th World Economic Forum on East Asia yang akan diselenggarakan pada 19-21 April 2015 di Jakarta.

"Kita butuh investasi oleh karena itu perlu penjajakan untuk promosi. Pada ajang ini, orang yang pengaruh dan punya kapital besar datang ke Indonesia," katanya.

Dalam ajang ini, pemerintah bisa secara langsung menyampaikan program-program pembangunan yang ingin dicapai dalam lima tahun dan kebutuhan investasinya. Dengan demikian, diharapkan akan banyak investor kelas dunia yang tertarik membantu pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Proyek infrastruktur bisa kita tawarkan kepada mereka. Itu bisa menjadi kesempatan yang baik karena mereka dengar langsung. Ini kesempatan baik yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan Indonesia," katanya.

Selain itu, Rahmat Gobel berharap dengan adanya Forum Ekonomi Dunia ini dapat membantu mempromosikan sektor-sektor industri atau sektor pariwisata di Indonesia. Pasalnya forum ini akan dihadiri beberapa Kepala Negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebutuhan Tenaga Kerja Berubah, WEF Sebut 44 Persen Skill Pekerja Perlu Diperbarui

Kebutuhan Tenaga Kerja Berubah, WEF Sebut 44 Persen Skill Pekerja Perlu Diperbarui

News | Senin, 20 April 2026 | 12:58 WIB

Tren Hunian Sehat Pascapandemi Meningkat Versi World Economic Forum

Tren Hunian Sehat Pascapandemi Meningkat Versi World Economic Forum

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:45 WIB

Pidato Progresif, Anggaran Pasif: Ironi Pendidikan di Tangan Prabowo

Pidato Progresif, Anggaran Pasif: Ironi Pendidikan di Tangan Prabowo

Your Say | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:23 WIB

Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI

Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 17:28 WIB

Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global

Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 12:17 WIB

Momen Prabowo Paparkan Prabowonomics di World Economic Forum 2026

Momen Prabowo Paparkan Prabowonomics di World Economic Forum 2026

Foto | Jum'at, 23 Januari 2026 | 08:00 WIB

Laporan Suara.com dari Davos: Prabowo Tiba, Didit dan Gusti Bhre Mampir ke Paviliun Indonesia

Laporan Suara.com dari Davos: Prabowo Tiba, Didit dan Gusti Bhre Mampir ke Paviliun Indonesia

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 18:48 WIB

Prabowo Kenalkan Prabowonomics di Hadapan Pemimpin Dunia, Apa Itu?

Prabowo Kenalkan Prabowonomics di Hadapan Pemimpin Dunia, Apa Itu?

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:59 WIB

Laporan Suara.com dari Swiss: Prabowo Siap Hadir di World Economic Forum 2026

Laporan Suara.com dari Swiss: Prabowo Siap Hadir di World Economic Forum 2026

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 07:09 WIB

Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?

Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 17:43 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×