Tren Hunian Sehat Pascapandemi Meningkat Versi World Economic Forum

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:45 WIB
Tren Hunian Sehat Pascapandemi Meningkat Versi World Economic Forum
Ilustrasi. Foto udara rumah khusus (rusus) yang sedang dibersihkan di Lubuk Buaya, Padang, Sumatera Barat, Jumat (5/12/2025). [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/bar]
baca 10 detik
  • 62% warga prioritas kesehatan; rumah sehat jadi tren investasi jangka panjang pascapandemi.
  • Waspada timbal pada cat & pipa; gunakan material non-toksin sesuai standar global (90 ppm).
  • Lingkungan aman krusial bagi anak; material bebas timbal cegah kerusakan otak & saraf.

Suara.com - Kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat kini tak lagi sekadar soal pola makan dan olahraga. Survei terbaru World Economic Forum (WEF) mengungkapkan, 62% responden kini menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama pascapandemi, termasuk dalam urusan memilih hunian.

Arsitek dan Urban Designer, Adjie Negara, menekankan bahwa kualitas bangunan sangat memengaruhi kesejahteraan mental dan fisik. "Bangunan harus memperhatikan sirkulasi silang dan elemen hijau sebagai stress relief. Namun, yang tak kalah krusial adalah pemilihan material yang bersentuhan langsung dengan penghuni," ujar Adjie.

Salah satu ancaman tersembunyi dalam material bangunan adalah timbal (lead). Unsur logam ini sering ditemukan pada pipa air hingga pigmen cat dekoratif. Padahal, WHO telah menetapkan ambang batas aman kandungan timbal di bawah 90 ppm.

Di Indonesia, tantangannya masih besar. Data Bank Dunia (2023) menyebut 44,8% masyarakat tinggal di rumah dengan cat berbasis timbal. "Pilihlah material yang lebih alami, misalnya cat water-based yang non-toksin," saran Adjie.

Dari sisi medis, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), mengingatkan bahwa lingkungan yang tidak sehat dapat merusak tumbuh kembang anak, terutama di masa eksplorasi. Debu cat yang mengandung timbal bisa terhirup atau tertelan saat anak bermain.

"Risikonya fatal, mulai dari kerusakan otak yang menurunkan kecerdasan hingga gangguan ginjal dan hipertensi pada orang dewasa jika terpapar jangka panjang," jelas dr. Reza.

Mengingat 90% waktu manusia dihabiskan di dalam ruangan, pemilihan material berstandar SNI menjadi investasi kesehatan yang tak ternilai. Momentum renovasi, seperti menjelang Lebaran, menjadi saat yang tepat bagi masyarakat untuk beralih ke material yang lebih aman dan bebas timbal demi masa depan keluarga yang lebih berkualitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Darurat Hunian, DPRD DKI Wanti-wanti Nasib Warga Terdampak Relokasi Normalisasi Sungai

Jakarta Darurat Hunian, DPRD DKI Wanti-wanti Nasib Warga Terdampak Relokasi Normalisasi Sungai

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:09 WIB

Mau Beli Rumah? Ini Alasan Kenapa Lewat Agen Properti Bisa Jadi Keputusan Paling Aman

Mau Beli Rumah? Ini Alasan Kenapa Lewat Agen Properti Bisa Jadi Keputusan Paling Aman

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:59 WIB

Tren Hunian Pet Friendly di Jakarta: Apa yang Harus Diperhatikan?

Tren Hunian Pet Friendly di Jakarta: Apa yang Harus Diperhatikan?

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 05:25 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×