Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Sofyan Djalil akan Tindaklanjuti Temuan BPK

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 07 April 2015 | 19:28 WIB
Sofyan Djalil akan Tindaklanjuti Temuan BPK
Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Badan Pemeriksa Keuangan, Selasa (7/4/2015), melaporkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II tahun 2014 kepada DPR dalam sidang paripurna.

Auditor negara tersebut menemukan adanya kerugian negara Rp1,42 triliun.

Ketua BPK Harry Azhar Azis‎ menyampaikan bahwa dalam ‎IHPS kali ini BPK telah memeriksa 651 objek pemeriksaan. Dari situ, BPK mencatat ada 7.950 temuan pemeriksaan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan akan segera menindaklanjuti mengenai laporan BPK yang menemukan 3.293 masalah dengan nilai kerugian Rp14,74 triliun selama semester II-2014, sehingga mengakibat kerugian negara sebesar Rp1,42 triliun.

“Oh jelas saya akan menindaklanjuti temuan BPK tersebut, Presiden Joko Widodo juga pasti akan menyelidiki temuan tersebut,” tutur Sofyan saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

Seperti diketahui, berdasarkan laporan Ketua BPK, potensi kerugian negara senilai Rp3,77 triliun dan kekurangan penerimaan negara senilai Rp9,55 triliun.

Menyoal penerimaan dari sektor perpajakan, lanjut dia, pemerintah saat ini sedang melakukan berbagai upaya agar penerimaan pajak bisa dioptimalkan tentunya dengan sistem perpajakan yang harus memenuhi persyaratan sehingga tidak akan terjadi peluang yang berpotensi merugikan negara.

"Yang pasti dan terpenting, Dirjen Pajak dan Menteri Keuangan memastikan pajaknya sudah dilakukan secara benar," katanya.

Lebih jauh, dia mengakui untuk data perpajakan memang tidak semua lembaga boleh masuk untuk 'mengorek' data pajak para wajib pajak karena terbentur UU Perpajakan. Namun, ia mengapresiasi kinerja BPK yang terus berupaya memantau dan mengawasi keuangan kementerian.

"Karena kalau semua lembaga boleh masuk ke data individual pajak seseorang, ini kan jadi masalah," katanya.

Berdasarkan IHPS dan Laporan Hasil Pemeriksaan semester II, BPK mengungkapkan 7.950 temuan pemeriksaan yang di dalamnya terdapat 7.789 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundangan-undangan senilai Rp40,55 triliun dan 2.482 masalah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Posisi BPK di Mata KPK

Posisi BPK di Mata KPK

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 18:38 WIB

Terkini

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:18 WIB

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:06 WIB

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:35 WIB

IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600

IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:04 WIB

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:09 WIB

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:59 WIB

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Rekor Buruk Rupiah Hari Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:39 WIB

Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat

Percepat KPR, BTN Integrasikan Proses Lewat Satu Sistem Terpusat

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:36 WIB