Pemerintah Diminta Naikkan Cukai Rokok Hingga 57 Persen

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 08 April 2015 | 14:45 WIB
Pemerintah Diminta Naikkan Cukai Rokok Hingga 57 Persen
Rokok dengan bungkus polos. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesian Health Economics Association Congress (InaHEA) ke-2 kalinya resmi dibuka hari ini. Salah satu yang dibahas dalam kongres internasional ini adalah pendanaan Jaminan Kesehatan Nasional.

Ketua InaHEA, Prof Hasbullah Thabrany mengungkapkan bahwa budget yang disiapkan pemerintah untuk program JKN terbilang sangat kurang. Nilainya pun dianggap tidak sebanding dengan budget pembiayaan kesehatan di beberapa negara lain.

"Agar terjadi peningkatan pelayanan kesehatan saya dukung adanya kenaikan iuran. Untuk kelas 3 mandiri dan PBI disamakan saja jadi Rp40.000, kalau kelas 2. Rp 60.000, dan kelas 1 sebaiknya Rp 75.000.
Semoga nantinya ngga ada lagi kasus pasien dibatasi atau ditolak karena alasan apapun," katanya saat pembukaan InaHEA di Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Selain mendukung kenaikan nominal iuran, Prof Thabrany juga mengusulkan sumber dana pembiayaan kesehatan masyarakat berasal dari cukai rokok. Pemerintah diharapkan bisa menaikkan cukai rokok hingga 57 persen sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Kalau iuran PBI dinaikkan menjadi Rp 40.000 kira-kira butuh sekitar Rp 60 triliun. Sementara pendapatan pemerintah dari cukai rokok saja sampai tahun kemarin mencapai139 triliun. Jadi harusnya bisa dipakai
karena itu nggak sampai setengahnya," imbuhnya.

Jika nantinya cukai rokok benar-benar dinaikkan dan pemasukannya dialokasikan untuk pembiayaan kesehatan, Guru besar FKM UI ini berharap jumlah perokok bisa berkurang.

"Sekarang harga rokok masih murah, sehari misalnya 12 ribu kalau sebulan bisa 360ribu. Makanya perlu dinaikkan agar sulit dibeli dan mengurangi kebiasaan merokoknya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

YLKI: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Jangan Bebankan Masyarakat

YLKI: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Jangan Bebankan Masyarakat

News | Senin, 06 April 2015 | 05:11 WIB

WHO: Tiap 6 Detik 1 Orang Meninggal Karena Tembakau

WHO: Tiap 6 Detik 1 Orang Meninggal Karena Tembakau

Health | Kamis, 19 Maret 2015 | 17:04 WIB

Bulan Depan, Harga Rokok per Bungkus Akan Semakin Mahal

Bulan Depan, Harga Rokok per Bungkus Akan Semakin Mahal

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2015 | 06:02 WIB

Kenaikan Cukai Rokok Hanya Kurangi Konsumsi 9 Persen

Kenaikan Cukai Rokok Hanya Kurangi Konsumsi 9 Persen

Bisnis | Senin, 29 September 2014 | 12:55 WIB

Terkini

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000  ATM & CRM

BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:41 WIB

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

PNM Hadirkan Harapan Baru: Dari Satu Kegiatan, Tumbuh Mimpi Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:00 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB