Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Adhi Karya: Proyek LRT Dipastikan Dibangun Tahun Ini

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 23 April 2015 | 14:06 WIB
Adhi Karya: Proyek LRT Dipastikan Dibangun Tahun Ini
Ilustrasi pembangunan jalan (Antara)

Suara.com - Setelah membatalkan monorel di bawah Jakarta Monorail, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun moda transportasi berbasis rel lainnya, Light Rail Transit. Setidaknya delapan pengembang digandeng untuk merealisasikan.

Dari delapan pengembang tersebut, Presiden Joko Widodo meminta kepada PT Adhi Karya Tbk untuk merealisasikan pembangunan Light Rapid Transit untuk pertamakali di Jakarta. Rencananya, pembangunan akan dilakukan pada tahun ini.

PT Adhi Karya menyatakan siap mengeksekusi proyek Light Rapid Transit semester II akhir tahun ini. Sejumlah pendanaan akan diambil dari penyertaan modal negara untuk Adhi Karya sebesar Rp1,4 triliun.

"Ini untuk proyek Light Rail Transit kita masih kejar. Di semester II kita eksekusi proyeknya. Tapi kita masih kekurangan dana sekitar Rp7 triliun, tapi dipastikan proyek ini akan berjalan," kata Direktur Keuangan Adhi Karya, Joko Prabowo, di Bursa Saham Indonesia, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Joko mengungkapkan kinerja perseroan sejauh ini cukup positif. Hal ini terlihat dari capaian kontrak baru hingga Maret 2015 sebesar Rp2,5 triliun.

Realisasi kontrak baru tersebut mayoritas terbagi atas berbagai proyek dari lini bisnis konstruksi sebesar 89 persen. Proyek itu antara lain jalan tol Balikpapan-Samarinda paket I section 3 senilai Rp288,8 miliar.

Proyek kawasan industri Bintoro Sayung senilai Rp86,8 miliar. Sementara, sebanyak 9 persen merupakan proyek-proyek dari lini bisnis lainnya.

"Sumber dana, realisasi kontrak baru dominan dikuasai swasta sebanyak 56 persen, APBN dan APBD 28 persen dan BUMN sebesar 16 persen," katanya.

Sebelumnya, PT Adhi Karya bakal membentuk anak usaha dalam pembangunan Light Rail Transit yang diminta Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, pembangunan Light Rail Transit tersebut juga bekerjasama dengan PT MRT Jakarta dan PT Kereta Api Indonesia.

Proyek transportasi massal Light Rail Transit yang akan menghubungkan Cibubur-Kuningan-Dukuh Atas ini akan diselesaikan dalam 3 tahap. Tahap pertama dibangun dengan rute Cibubur-Cawang, selanjutnya Cawang-Kuningan, dan berikutnya Kuningan-Dukuh Atas.

Proyek dengan panjang 30 km itu akan mulai dibangun akhir semester II-2015.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LRT Ditolak DPRD, Ahok: Nggak Apa-apa, ke Swasta Saja

LRT Ditolak DPRD, Ahok: Nggak Apa-apa, ke Swasta Saja

News | Jum'at, 19 Desember 2014 | 15:56 WIB

Terkini

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:00 WIB