Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

Sudirman Said: Kilang RFCC Tahap I Selesai Juni

Siswanto | Suara.com

Minggu, 03 Mei 2015 | 17:54 WIB
Sudirman Said: Kilang RFCC Tahap I Selesai Juni
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said (Antara)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan proyek pembangunan kilang Residual Fluid Catalytic Cracking tahap I dijadwalkan selesai Juni 2015.

"Juni nanti tahap I selesai, akan dilanjutkan tahun 2018, Blue Sky," katanya di Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (3/5/2015). Blue Sky yang dimaksudnya adalah Program Langit Biru yang berwawasan lingkungan hidup.

Sudirman Said mengatakan hal itu kepada wartawan usai mengunjungi proyek pembangunan kilang RFCC di kompleks Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Karangkandri 2 berkapasitas 1x660 Megawatt di kompleks PLTU KarangkandriKesugihan, dan proyek pembangunan PLTU Unit 2 Jawa Tengah berkapasitas 1x660 megawatt di Desa Bunton, Kecamatan AdipalaCilacap.

Menurut dia, RFCC merupakan modernisasi kilang agar bisa memproduksi produk yang lebih bernilai tambah.

Dia menjelaskan pengolahan minyak mentah yang semula selesai hingga produk minyak bakar (fuel oil) nantinya diolah menjadi Pertamaxpropylene, dan beberapa produk bernilai tambah tinggi lainnya.

"Jadi, ini satu capaian dari proses pembangunan kedaulatan energi karena dengan itu, impor akan berkurang, makin banyak produk yang bisa disiapkan dalam negeri," katanya.

Ia mengatakan Pertamina RU IV Cilacap menyumbang 30 persen suplai bahan bakar minyak nasional.

Disinggung mengenai perpanjangan kontrak blok minyak dan gas habis kontrak kerja sama, Sudirman mengaku sudah menandatangani peraturan menteri (permen) terkait dengan permasalahan tersebut.

"Permennya sudah kita siapkan dan itu menjadi pedoman. Jadi, nanti setiap ada kontrak yang selesai, menggunakan itu," katanya.

Proyek pembangunan RFCC yang pemasangan tiang pancang pertamanya diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 28 Desember 2011 itu menggunakan Technology Licensor UOP dan AXENS dengan nilai investasi 1,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Proyek itu diharapkan dapat meningkatkan produksi gasoline 1,9 juta kiloliter per tahun, meningkatkan produksi elpiji 352.000 ton per tahun, dan akan menghasilkan propylene 142.000 ton per tahun.

Propylene tersebut diharapkan dapat menambah pasokan untuk kebutuhan petrokimia pada industri plastik domestik yang selama ini bergantung dari luar negeri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri BUMN Isyaratkan Pemerintah Segera Bubarkan Petral

Menteri BUMN Isyaratkan Pemerintah Segera Bubarkan Petral

Bisnis | Jum'at, 24 April 2015 | 15:47 WIB

Perkara Penyuap Pejabat Pertamina Bakal Dilimpahkan ke Tipikor

Perkara Penyuap Pejabat Pertamina Bakal Dilimpahkan ke Tipikor

News | Jum'at, 24 April 2015 | 14:12 WIB

Tak Sesuai Target, Laba Pertamina Triwulan I Cuma Rp336 Miliar

Tak Sesuai Target, Laba Pertamina Triwulan I Cuma Rp336 Miliar

Bisnis | Kamis, 23 April 2015 | 06:13 WIB

Ini Dia Harga Pertalite, BBM Pengganti Premium

Ini Dia Harga Pertalite, BBM Pengganti Premium

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 13:09 WIB

Terkini

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:18 WIB

20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia

20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:17 WIB

Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia

Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:09 WIB

Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%

Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:02 WIB

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:54 WIB

IHSG Mulai Terkoreksi di Sesi I, 387 Saham Merah

IHSG Mulai Terkoreksi di Sesi I, 387 Saham Merah

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:50 WIB

KFC Indonesia Masih Tekor Rp366 Miliar, Puluhan Gerai Gulung Tikar

KFC Indonesia Masih Tekor Rp366 Miliar, Puluhan Gerai Gulung Tikar

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:21 WIB

Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?

Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:02 WIB

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:34 WIB

Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%

Tren Menabung Masyarakat Daerah Tinggi, Nasabah Simpeda Melonjak 104%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:32 WIB