Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Reruntuhan Pasar Klewer Dilelang, Laku Rp530 Juta

Esti Utami

Senin, 04 Mei 2015 | 12:01 WIB
Reruntuhan Pasar Klewer Dilelang, Laku Rp530 Juta
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Bekas bangunan Pasar Klewer Solo laku terjual Rp530 juta melalui lelang terbuka. Angka ini lebih besar Rp7 juta dari batas limit lelang sebesar Rp523 juta untuk penghapusan aset pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah itu.

"Sebanyak 67 peserta mengikuti lelang penghapusan aset. Namun empat peserta dinyatakan gugur lantaran tak lolos persyaratan administrasi," kata Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Pemkot Surakarta, Subagiyo di Solo, Senin (4/5/2015).

Subagiyo mengatakan salah satu persyaratan mengikti lelang peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan Rp500 juta sebelum mengikuti lelang. Selain itu uang jaminan pembongkaran Rp100 juta bagi pemenang lelang.

Ia mengatakan peserta lelang tidak hanya dari Solo, tapi juga dari Jakarta, Surabaya, Semarang dan daerah lain.

Subagiyo menjelaskan mekanisme lelang dilakukan terbuka. Peserta mengajukan penawaran nilai lelang bangunan Pasar Klewer. Dari hasil penawaran, diperoleh nilai tertinggi Rp530 juta. Nilai tersebut naik tipis dari batas limit penawaran Rp523 juta. Selanjutnya, pemenang lelang segera membongkar bekas bangunan Pasar Klewer itu.

"Untuk pembongkaran diberi waktu hanya sampai 15 Juni 2015, dengan uang jaminan pembongkaran Rp100 juta," katanya.

Ia mengatakan saat ini, DPP akan memulai lelang pembangunan kembali Pasar Klewer. Sesuai rencana proses lelang dilaksanakan pada awal Juni 2015. Lelang menggunakan waktu 22 hari. Artinya, pembangunan Pasar Klewer bisa dikerjakan awal Juli 2015.

Pasar Klewer Solo yang merupakan pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah hangus terbakar pada 27 Desember 2014.

Pasar Klewer akan dibangun bertahap diawali membangun struktur bangunan pada tahun anggaran 2015. Hal ini terkait dengan ketersediaan anggaran untuk pembangunan tersebut. Tahap awal, Pemkot Solo menerima kucuran dana dari pemerintah pusat senilai Rp61,8 miliar.

Pembangunan Pasar Klewer membutuhkan waktu sekitar dua tahun. "Tahun ini hanya dapat Rp61,8 miliar. Padahal kebutuhan dana untuk pembangunan Pasar Klewer sampai Rp155 miliar. Tahap pertama untuk struktur bangunan empat lantai. Yakni, basement, semi basement, lantai satu dan dua," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×