Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Pagi Ini Dolar AS Menguat

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2015 | 06:44 WIB
Pagi Ini Dolar AS Menguat
Ilustrasi dolar.

Suara.com - Kurs dolar AS berakhir menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa (19/5/2015) atau Rabu (20/5/2015) pagi waktu Indonesia, karena data ekonomi yang keluar dari negara itu secara keseluruhan positif.

"Housing starts" (rumah baru yang dibangun) di AS pada April berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,135 juta unit, tingkat tertinggi sejak November 2007, Departemen Perdagangan mengumumkan Selasa.

Perkiraan "housing starts" terbaru itu 20,2 persen di atas estimasi Maret yang direvisi dan mengalahkan konsensus pasar 1,029 juta unit.

Sophia Kearney-Lederman, seorang analis ekonomi di FTN Financial, mengatakan dalam sebuah catatan bahwa "setelah serangkaian data kuartal kedua lemah sejauh ini, dan setelah berbulan-bulan data pasar perumahan mengecewakan, pembangunan dan izin mendirikan rumah pada April menunjukkan bahwa pasar perumahan akhirnya merespon pendapatan yang lebih tinggi dan lebih banyak pekerjaan."

Euro berada di bawah tekanan di tengah komentar dari para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Selasa. Anggota Dewan Eksekutif ECB Benoit Coeure mengatakan bahwa bank sentral akan sedikit meningkatkan pembelian di bawah program "Quantitative Easing" atau pelonggaran kuantitatif (QE) sebelum perkiraan periode likuiditas rendah di musim panas.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, naik 1,12 persen menjadi 95,274 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,1153 dolar dari 1,1303 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5497 dolar dari 1,5658 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun ke 0,7916 dolar dari 0 7980 dolar.

Dolar AS dibeli 120,71 yen Jepang, lebih tinggi dari 120,01 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik ke 0,9370 franc Swiss dari 0,9258 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2221 dolar Kanada dari 1,2164 dolar Kanada.(Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Menguat Pagi Ini

Dolar AS Menguat Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2015 | 08:15 WIB

Pagi Ini, Dolar AS Bervariasi

Pagi Ini, Dolar AS Bervariasi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2015 | 06:39 WIB

Pagi Ini, Dolar AS Menguat

Pagi Ini, Dolar AS Menguat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2015 | 07:45 WIB

Dolar AS Turun Lagi

Dolar AS Turun Lagi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2015 | 06:54 WIB

Terkini

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB