Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri ESDM Temui Menkeu Bahas Pola Perubahan Harga BBM

Ardi Mandiri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 21 Mei 2015 | 22:00 WIB
Menteri ESDM Temui Menkeu Bahas Pola Perubahan Harga BBM
Mantan Menteri ESDM Jero Wacik di KPK (suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengkaji kembali penyesuaian kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi 3 bulan sampai 6 bulan, dari sebelumnya dua mingguan dan bulanan. Hal ini dilakukan agar pemerintah tidak terlalu sering memberikan gejolak kepada masyarakat.

Oleh sebab itu, sore ini, Kamis (21/5/2015) Meneri ESDM Sudirman Said bertemu dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Kementerian Keuangan untuk membahas tentang perpanjangan penetapan harga bbm.

"Iya ini tadi membicarakan mengenai pola pengumumannya yang tepat. Prinsipnya gunakan harga keekonomian, kami tidak ingin setiap dua minggu dan dua bulan sekali terjadi lonjakan naik turun. Karena itu kami akan lihat trennya seperti apa,” kata Sudirman saat ditemui dikantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (21/5/2015).

Sudirman mengatakan, dari hasi diskusinya banyak pendapat yang masuk. Ada yang berpendapat 3 bulan sampai 6 bulan. Ia membantah kalau pemerintah dalam hal ini dinilai ragu dalam menentukan perubahan harga bbm. Pasalnya, pemerintah harus hati-hati dalam menentukan ini karena menyangkut kepentingan masyarakat.

“Ini bukan ragu-ragu tapi kita sedang mencari pola terbaik saja. Kita tidak ingin tiap dua minggu atau sebulan ada lonjakan harga. Kasian masyarakat terus bergejolak dan harga-harga menjadi terganggu,” jelasnya.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) telah membatalkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), termasuk Pertamax series pada hari ini. Sebelumnya, harga Pertamax akan dinaikan sebesar Rp800 per liter menjadi Rp9.600 per liter pada (15/5/2015) yang lalu.

Namun, rencana tersebut dibatalkan atas dasar hasil diskusi pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM dengan PT Pertamina untuk menunda kenaikan.  Sudirman menjelaskan, pembatalan ini dikarenakan tidak ingin menimbulkan gejolak di masyarakat. Terlebih, pemerintah dan Pertamina tengah mengkaji pola penyesuaian harga BBM dan pola pengumuman agar tidak terlalu sering menimbulkan gejolak di masyarakat.

"Pemerintah sedang terus memperhatikan harga minyak dan mengkaji pola penyesuaian harga minyak dan harga BBM, yang tidak memberikan gejolak terlalu sering kepada masyarakat," kata Sudirman beberapa waktu lalu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebaran, Pertamina Tingkatkan Pasokan BBM dan Elpiji 15 Persen

Lebaran, Pertamina Tingkatkan Pasokan BBM dan Elpiji 15 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2015 | 17:03 WIB

Sudirman Said: Siapa Bilang Indonesia Tak Mampu Bangun Kilang?

Sudirman Said: Siapa Bilang Indonesia Tak Mampu Bangun Kilang?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2015 | 18:54 WIB

Ini Alasan Menteri ESDM Minta Penundaan Kenaikan BBM Nonsubsidi

Ini Alasan Menteri ESDM Minta Penundaan Kenaikan BBM Nonsubsidi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2015 | 19:01 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×