OJK Optimis Kondisi Perbankan Indonesia Meningkat di Tahun 2026

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 26 Desember 2025 | 09:50 WIB
OJK Optimis Kondisi Perbankan Indonesia Meningkat di Tahun 2026
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. [Suara.com/Rina Anggraeni]
baca 10 detik
  • OJK optimis perbankan Indonesia tumbuh positif hingga 2026 didukung perkiraan penurunan suku bunga global dan domestik.
  • Ketahanan perbankan akan diperkuat melalui kecukupan permodalan hasil laba organik dan konsolidasi untuk menghadapi risiko siber.
  • OJK mendorong penerapan tata kelola bank yang baik, integritas laporan keuangan, serta strategi anti-fraud demi perkembangan berkelanjutan.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis kondisi perbankan di tahun 2026 bakal meningkat.

Kondisi tersebut didukung oleh proyeksi penurunan suku bunga global maupun domestik yang diperkirakan berlanjut hingga 2026.

Kepala Eksekutif Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan penurunan suku bunga diharapkan berdampak positif terhadap penghimpunan dana perbankan Indonesia.

Hal ini akan mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sekaligus menurunkan biaya dana perbankan.

“Untuk tahun 2026, kami melihat bahwa pertumbuhan perbankan masih akan terus positif. Proyeksi penurunan suku bunga global dan domestik yang diperkirakan masih akan terus berlanjut di tahun depan diharapkan dapat berdampak positif pada penghimpunan dana perbankan Indonesia, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan DPK dan menurunkan biaya dana,” katanya dikutip dari Youtube OJK, Jumat (26/12/2025).

OJK pun juga memandang ketahanan industri perbankan melalui kecukupan permodalan, baik yang berasal dari pertumbuhan laba secara organik maupun melalui konsolidasi perbankan akan memberikan dampak positif.

Ilustrasi serangan siber, Jumat (2/5/2025). [Pexels]
Ilustrasi serangan siber. [Pexels]

"Konsolidasi perbankan dinilai dapat memperkuat struktur dan ketahanan perbankan nasional," katanya.

Langkah ini dipandang penting terutama mempertimbangkan dinamika perkembangan teknologi informasi, akselerasi digitalisasi perbankan, ketidakpastian kondisi ekonomi global maupun domestik. Salah satunya, meningkatnya risiko serangan siber.

Dengan Economic of scale yang memadai akan dapat mendukung ekspansi kredit/pembiayaan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi biaya, pengembangan model bisnis yang lebih inovatif.

baca juga

Selain itu, penguatan infrastruktur Teknologi Informasi (TI) dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, yang diharapkan dapat lebih mendorong kontribusi industri perbankan kepada perekonomian nasional.

"Dengan demikian, OJK akan senantiasa secara persuasif mendorong konsolidasi dan/atau aksi korporasi secara natural dan sukarela berdasarkan kajian bisnis yang sehat dengan tetap memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan perlindungan nasabah," imbuhnya.

Selanjutnya, OJK memandang bahwa penerapan tata kelola bank yang baik tidak hanya membangun kepercayaan publik, tetapi merupakan hal yang fundamental dalam pengelolaan kegiatan usaha bank untuk dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan denganmengedepankan nilai, etika, prinsip, dan menjunjung tinggi integritas.

Berkaitan dengan hal tersebut, dalam pelaksanaan pengawasan Bank, OJK senantiasa mendorong bank untuk menjaga integritas laporan keuangan dan menerapkan strategi anti-fraud.

Sebagaimana telah diatur dalam POJK, perbankan telah diwajibkan untuk memiliki proses pelaporan keuangan yang berintegritas untuk memastikan kebenaran, keakuratan, serta transparansi Informasi Keuangan dan Laporan Keuangan.

Selain itu, perbankan juga telah diwajibkan untuk menyusun dan menerapkan Strategi Anti Fraud guna meminimalisir terjadinya fraud dalam menjaga integritas pada industri jasa keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Miliki Rumah Baru di Tahun Baru? Yuk, Cek BRI dengan KPR Suku Bunga Spesial 1,30%

Ingin Miliki Rumah Baru di Tahun Baru? Yuk, Cek BRI dengan KPR Suku Bunga Spesial 1,30%

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 13:18 WIB

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga di Akhir Tahun, Ini Faktornya

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga di Akhir Tahun, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 08:42 WIB

Ada 7 Bank Bangkrut di Indonesia Sepanjang 2025, Terbaru BPR Bumi Pendawa Raharja

Ada 7 Bank Bangkrut di Indonesia Sepanjang 2025, Terbaru BPR Bumi Pendawa Raharja

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 08:12 WIB

OJK Akan Tertibkan Debt Collector, Kreditur Diminta Ikut Tanggung Jawab

OJK Akan Tertibkan Debt Collector, Kreditur Diminta Ikut Tanggung Jawab

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 19:24 WIB

Mengenal Flexible Futures Pada Bittime untuk Trading Kripto

Mengenal Flexible Futures Pada Bittime untuk Trading Kripto

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 19:23 WIB

Modus Fake BTS: Celah Keamanan 2G Dimanfaatkan untuk Serangan Phishing

Modus Fake BTS: Celah Keamanan 2G Dimanfaatkan untuk Serangan Phishing

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

×