Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Kepala Bappenas: Jangan Cepat-cepat Bangun Kereta Cepat

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 15 Juli 2015 | 12:41 WIB
Kepala Bappenas: Jangan Cepat-cepat Bangun Kereta Cepat
Andrinof Chaniago. (Antara/Fanny Octavianus)

Suara.com - Menteri Penrencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago pesimis keinginan Presiden Joko Widodo soal pembangunan kereta cepat bisa terwujud. Sebab Jokowi ingin kereta cepat Jakarta-Bandung bisa dibangun Agustus bulan depan.

Menurut Andrinof sampai saat ini penyaringan calon investor belum selesai. Ada Cina dan Jepang yang bersaing. Kabarnya Prancis juga ingin ikut.

Lainnya, untuk menggarap proyek kereta cepat yang bernai Rp60 triliun ini dibutuhkan persiapan yang matang dan membutuhka waktu yang tidak sebentar. Saat ini, pemerintah akan melakukan beauty contest untuk menentukan pemenang antara Jepang dan Cina dalam membangun High Speed Train di Indonesia.

"Sekarang ini kan baru mau digelar beauty contest-nya. Siapa yang cocok dan menguntungkan bagi Indonesia. Nah itu butuh waktu untuk direview. Saya kira nggak bisa kalau Agustus mulai dibangun," kata Andrinof dikantornya, Rabu (15/7/2015).

Andrinof mengungkapkan, saat ini Cina sedang menyusun studi kelayakan kereta cepat Jakarta-Bandung. Jepang lebih dulu menyelesaikan FS untuk proyek yang sama.

Dari proposal yang diajukan kepada pemerintah Indonesia, dua negara ini memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Oleh sebab itu dibutuhkan waktu yang tidak singkat untuk mereview kedua propsal tersebut.

"Dua-duanya punya kelebihan dan lekurangan masing-masing. Makanya kita akan review dengan baik agar tidak ada kesalahan dan kekurangan nantinya. Ini butuh waktu," katanya.

Oleh sebab itu, lanjut dia, agar tidak terjadi kesalahan atau kekurangan dalam pembangunan kereta cepat Jakarta - Bandung ini, Andrinof meminta waktu agar pembangunan kereta cepat ini diundur hingga ditentukan siapa investor yang akan menggarap proyek tersebut.

"Ditunda dulu, jangan cepat-cepat. Minimal penentuan investornya sudah pasti baru mulai ditentukan kapan groundbreakingnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepala Bappenas: Prancis Minat Investasi Kereta Cepat

Kepala Bappenas: Prancis Minat Investasi Kereta Cepat

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2015 | 12:15 WIB

Jumpa Jokowi Bahas Kereta Cepat, Ahok: Kita Tak Terlalu Pusing

Jumpa Jokowi Bahas Kereta Cepat, Ahok: Kita Tak Terlalu Pusing

News | Senin, 13 Juli 2015 | 20:33 WIB

Jepang atau Cina yang Bangun Kereta Super Cepat Bandung-Jakarta?

Jepang atau Cina yang Bangun Kereta Super Cepat Bandung-Jakarta?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2015 | 14:42 WIB

Dicari, Negara yang Bisa Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Dicari, Negara yang Bisa Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 18:32 WIB

Pemerintah Bingung Bikin Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Pemerintah Bingung Bikin Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 14:05 WIB

Bappenas Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Naik

Bappenas Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Naik

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:12 WIB

Bappenas: Riset dan Penelitian Akan jadi Tumpuan Pembangunan

Bappenas: Riset dan Penelitian Akan jadi Tumpuan Pembangunan

Tekno | Kamis, 28 Mei 2015 | 00:42 WIB

Cina-Jepang Bersaing Ketat Bangun 'Kereta Peluru' di Jawa

Cina-Jepang Bersaing Ketat Bangun 'Kereta Peluru' di Jawa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2015 | 13:02 WIB

Kepala Bappenas Yakin 2016 Ekonomi RI Tumbuh Enam Persen

Kepala Bappenas Yakin 2016 Ekonomi RI Tumbuh Enam Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2015 | 13:21 WIB

Ini Rekor Baru Kereta Tercepat di Dunia

Ini Rekor Baru Kereta Tercepat di Dunia

News | Sabtu, 18 April 2015 | 06:00 WIB

Terkini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB