Yuan Melemah, Indonesia Siap-siap Diserbu Produk Cina

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 18 Agustus 2015 | 15:46 WIB
Yuan Melemah, Indonesia Siap-siap Diserbu Produk Cina
Ilustrasi mata uang Yuan. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan, kebijakan Pemerintah Cina yang sengaja melemahkan nilai tukar mata uang Yuan sebesar 2 persen dikhawatirkan memicu serbuan produk Cina masuk ke dalam negara yang menjadi mitra dagangnya, termasuk Indonesia.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Adi Lumaksono mengatakan, pemerintah  harus meningkatkan kewaspadaannya jika terjadi serbuan barang impor Cina yang membanjiri pasar di Indonesia akibat pelemahan mata uang Yuan.

Dengan langkah ini, produk Cina akan semakin murah dan menyerbu pasar dalam negeri.

"Depresiasi mata uang Yuan, bisa lebih murah lagi. Sehingga, mudah-mudahan tidak, kalau nggak produk China yang KW atau tidak sesuai SNI akan masuk lebih banyak," kata Adi saat ditemui dikantornya, Selasa (18/8/2015).

Selain itu, Adi menjelaskan,  risiko yang akan dihadapi oleh negara yang terikat pada kerjasama perdagangan internasional apabila terpengaruh faktor mata uang termasuk Indonesia akan mengakibatkan, suplai produk berasal dari impor.

Dengan kata lain, pemerintah setempat jor-joran mengekspor produk tersebut ke negara lain dengan harga yang murah.

"Kebijakan Cina mengevaluasi mata uangnya akan meningkatkan daya saing produk Cina karena harganya semakin murah. Khawatir impor kita makin besar, sementara ‎kualitas barang Cina banyak yang KW. Jadi ini memang risiko perdagangan global," ungkapnya.

Oleh sebab itu, guna menyikap hal ini, dia meminta agar pemerintah maupun masyarakat mendorong penggunaan produk dalam negeri.

"Tapi bagaimana menyikapi itu adalah satunya gunakan produk-produk dalam negeri. Maka harapan kita tidak akan membesar justru kalau bisa ekspor naik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Devakuasi Yuan Cina Guncang Pasar Valas

Devakuasi Yuan Cina Guncang Pasar Valas

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 07:28 WIB

Ulang Tahun Panda Ini Dirayakan Ribuan Orang

Ulang Tahun Panda Ini Dirayakan Ribuan Orang

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 15:56 WIB

Terkini

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×