Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Yuan Melemah, Indonesia Siap-siap Diserbu Produk Cina

Laban Laisila | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2015 | 15:46 WIB
Yuan Melemah, Indonesia Siap-siap Diserbu Produk Cina
Ilustrasi mata uang Yuan. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan, kebijakan Pemerintah Cina yang sengaja melemahkan nilai tukar mata uang Yuan sebesar 2 persen dikhawatirkan memicu serbuan produk Cina masuk ke dalam negara yang menjadi mitra dagangnya, termasuk Indonesia.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Adi Lumaksono mengatakan, pemerintah  harus meningkatkan kewaspadaannya jika terjadi serbuan barang impor Cina yang membanjiri pasar di Indonesia akibat pelemahan mata uang Yuan.

Dengan langkah ini, produk Cina akan semakin murah dan menyerbu pasar dalam negeri.

"Depresiasi mata uang Yuan, bisa lebih murah lagi. Sehingga, mudah-mudahan tidak, kalau nggak produk China yang KW atau tidak sesuai SNI akan masuk lebih banyak," kata Adi saat ditemui dikantornya, Selasa (18/8/2015).

Selain itu, Adi menjelaskan,  risiko yang akan dihadapi oleh negara yang terikat pada kerjasama perdagangan internasional apabila terpengaruh faktor mata uang termasuk Indonesia akan mengakibatkan, suplai produk berasal dari impor.

Dengan kata lain, pemerintah setempat jor-joran mengekspor produk tersebut ke negara lain dengan harga yang murah.

"Kebijakan Cina mengevaluasi mata uangnya akan meningkatkan daya saing produk Cina karena harganya semakin murah. Khawatir impor kita makin besar, sementara ‎kualitas barang Cina banyak yang KW. Jadi ini memang risiko perdagangan global," ungkapnya.

Oleh sebab itu, guna menyikap hal ini, dia meminta agar pemerintah maupun masyarakat mendorong penggunaan produk dalam negeri.

"Tapi bagaimana menyikapi itu adalah satunya gunakan produk-produk dalam negeri. Maka harapan kita tidak akan membesar justru kalau bisa ekspor naik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Devakuasi Yuan Cina Guncang Pasar Valas

Devakuasi Yuan Cina Guncang Pasar Valas

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 07:28 WIB

Ulang Tahun Panda Ini Dirayakan Ribuan Orang

Ulang Tahun Panda Ini Dirayakan Ribuan Orang

News | Minggu, 06 Juli 2014 | 15:56 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB