Rangsang Investasi, Ini Kebijakan Baru "Tax Holiday"

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 27 Agustus 2015 | 15:38 WIB
Rangsang Investasi, Ini Kebijakan Baru "Tax Holiday"
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di dampingi jajaran kementerian menggelar jumpa pers terkait RAPBN-P 2015 di Jakarta, Selasa (17/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan kebijakan pemberian tax holiday yang dikeluarkan oleh pemerintah diperluas. Hal tersebut dilakukan untuk mendorong investasi khususnya di sektor industri pionir yang sudah ditentukan pemerintah.

"Jadi kami kan sudah mengubah aturan PMK Tax Holiday yang lebih diperluas cakupannya. Hal ini untuk mendorong industri pionir strategis yang menurut kami bisa mendukung pertumbuhan ekonomi ke masa depan. Intinya yang kami utamakan yakni keterkaitan luas dengan forward linkage baik pada pihak pemakai dan juga memanfaatkan industri tersebut," kata Bambang saat ditemui dikantornya, Kamis (27/8/2015).

Ia menjelaskan, dalam beleid tax holiday yang baru ini, pemerintah memperpanjang fasilitas penerimaan tax holiday hingga 20 tahun dari sebelumnya hanya 10 tahun.

Selain itu, bentuk fasilitas tax holiday yang diberikan pemerintah, diubah menjadi pengurangah PPh dengan maksimal 100 persen dari PPh yang terutang selama periode 5 hingga 15 tahun. Dengan diskresi atau keputusan menteri keuangan pengurangan PPh Badan Bisa mencapai paling lama 20 tahun dengan mempertimbangkan sektor dan nilai investasi yang ditanamkan.

Adapun untuk nilai investasi yang mendapatkan tax holiday, pemerintah tetap memberikan syarat menimal Rp1triliun. Akan tetapi, khusus untuk industri permesinan dan peralatan komunikasi pemerintah menurunkan batas minimal menjadi Rp500 miliar.

Bambang berharap dengan adanya perubahan kebijakan tax holiday ini mampu menarik investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia, sehingga mampu mendongkrang pertumbuhan ekonomi.

"Kalau banyak investor yang masuk kita akan sangat terbantu untuk mendongkrang pertumbuhan ekonomi di tengah perlambatan ekonomi saat ini. Ini intinya memang untuk menarik investor yang memiliki perkembangan yang baik di masa depan," ungakpany.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkeu: Pelemahan Ekonomi Dampak Krisis Global 2008

Menkeu: Pelemahan Ekonomi Dampak Krisis Global 2008

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 15:01 WIB

Dampak Rupiah Anjlok, 1.800 Buruh Tangerang Dipecat

Dampak Rupiah Anjlok, 1.800 Buruh Tangerang Dipecat

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 13:44 WIB

BI Belum Berencana Ubah Suku Bunga

BI Belum Berencana Ubah Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 12:07 WIB

Rupiah Anjlok, Harga Produksi Kain di Pasar Klewer Solo Mahal

Rupiah Anjlok, Harga Produksi Kain di Pasar Klewer Solo Mahal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:55 WIB

Rupiah Anjlok, Ukuran Tempe Diperkecil

Rupiah Anjlok, Ukuran Tempe Diperkecil

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 11:38 WIB

Rupiah Kembali Jatuh di Level Rp14.140

Rupiah Kembali Jatuh di Level Rp14.140

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:43 WIB

Terkini

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

×