Dolar AS Menguat Setelah Pidato Yellen dan Laporan PDB

Tomi Tresnady

Sabtu, 26 September 2015 | 09:52 WIB
Dolar AS Menguat Setelah Pidato Yellen dan Laporan PDB
Ilustrasi dolar Amerika Serikat [shutterstock]

Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bank sentral berada di jalur untuk menaikkan suku bunga tahun ini.

Dolar juga mendapat dukungan setelah pertumbuhan ekonomi (PDB) Amerikat Serikat untuk kuartal kedua tahun ini direvisi naik lagi.

"Sebagian besar peserta FOMC (Komite Pasar Terbuka Federal), termasuk saya sendiri, saat ini mengantisipasi bahwa mencapai kondisi ini kemungkinan akan memerlukan peningkatan awal dalam suku bunga federal fund tahun ini, diikuti oleh kecepatan bertahap pengetatan setelah itu," kata Yellen dalam pidato publik pada Kamis.

Kata-kata Yellen mereda kekhawatiran pasar tentang pertumbuhan global yang melambat dan mendukung greenback pada Jumat.

Greenback lebih terangkat ketika laporan menunjukkan produk domestik bruto (PDB) negara itu meningkat pada tingkat tahunan 3,9 persen pada kuartal kedua 2015, menurut estimasi "ketiga" yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada Jumat.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,18 persen menjadi 96,167 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh ke 1,1196 dolar AS dari 1,1220 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5190 dolar AS dari 1,5237 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7019 dolar AS dari 0,7036 dolar.

Dolar AS dibeli 120,62 yen Jepang, lebih tinggi dari 120,03 yen dari sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9799 franc Swiss dari 0,9761 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3330 dolar Kanada dari 1,3317 dolar Kanada. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurs Dolar Sebagian Besar Melemah

Kurs Dolar Sebagian Besar Melemah

Bisnis | Jum'at, 11 September 2015 | 06:57 WIB

Rupiah Terus Melemah, Polisi Antisipati Peredaran Dolar Palsu

Rupiah Terus Melemah, Polisi Antisipati Peredaran Dolar Palsu

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 16:40 WIB

Usai Melonjak Tinggi, Dolar Melemah Terhadap Uang Utama

Usai Melonjak Tinggi, Dolar Melemah Terhadap Uang Utama

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2015 | 06:29 WIB

Ketua DPR Ingatkan Pemerintah soal Naiknya Dolar Jelang Ramadan

Ketua DPR Ingatkan Pemerintah soal Naiknya Dolar Jelang Ramadan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 20:38 WIB

Dolar AS Melemah Setelah Data Ekonomi AS Negatif

Dolar AS Melemah Setelah Data Ekonomi AS Negatif

Bisnis | Sabtu, 25 April 2015 | 07:09 WIB

Dolar Amerika Menguat, Mata Uang Tiga Negara Ini 'Tahan Banting'

Dolar Amerika Menguat, Mata Uang Tiga Negara Ini 'Tahan Banting'

Bisnis | Senin, 16 Maret 2015 | 14:27 WIB

Tren Penguatan Dolar

Tren Penguatan Dolar

Foto | Senin, 02 Februari 2015 | 18:30 WIB

Pengamat: Rupiah Melemah, Semua Transaksi Harus Standar Dolar

Pengamat: Rupiah Melemah, Semua Transaksi Harus Standar Dolar

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2014 | 19:42 WIB

Inilah Salah Satu Cara untuk Memperkuat Rupiah

Inilah Salah Satu Cara untuk Memperkuat Rupiah

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2014 | 18:21 WIB

Rusia Dilanda Krisis Finansial Terburuk sejak 1998

Rusia Dilanda Krisis Finansial Terburuk sejak 1998

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2014 | 13:42 WIB

Terkini

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

×