Inilah Salah Satu Cara untuk Memperkuat Rupiah

Arsito Hidayatullah, Nur Ichsan

Sabtu, 20 Desember 2014 | 18:21 WIB
Inilah Salah Satu Cara untuk Memperkuat Rupiah
Suasana gerai penukaran valuta asing di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (5/12). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Untuk mengurangi dampak melemahnya nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), pengamat pasar uang, Farial Anwar, menyarankan agar Undang-Undang (UU) mengenai penggunaan rupiah di wilayah NKRI dapat segera dilaksanakan.

"Tujuannya, supaya tekanan terhadap rupiah berkurang. Itu walaupun jumlahnya tidak besar, akan tetapi sentimennya (bisa dipengaruhi)," ujarnya, usai sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/12/2014).

Farial menuturkan, kalau UU itu tidak segera dilaksanakan, bisa jadi semua orang akan lari ke dolar. Yang paling mengkhawatirkan menurutnya adalah apabila semua masyarakat Indonesia sampai berpikir lebih baik memegang dolar daripada rupiah.

"Efeknya tentu kepada nilai tukarnya, baik transaksi kecil maupun transaksi besar," imbuhnya.

Selain itu, Farial juga mendesak pemerintah agar segera merevisi UU Lalu Lintas Devisa. Pasalnya menurutnya, pihak asing bisa masuk ke mana saja, bisa juga masuk ke saham, tanpa ada pengendalian harus bertahan (holding period) berapa lama.

"Jangan biarkan asing bisa masuk dan keluar kapan saja. Kita tidak ada pengawasan seperti ini. Ini yang membuat mereka masuk. Kita kelihatan senang. Tapi begitu mereka keluar, kita babak-belur menanggung gejolaknya dan akibatnya," paparnya.

"Masa sih kita dibuat gonjang-ganjing karena permainan asing seperti itu? Tapi itu (alasannya) uang yang masuk ke pasar keuangan, yang manfaatnya ke ekonomi kita relatif tidak besar. Pembiaran ini yang harusnya jangan kita biarkan. Jangan biarkan kita dipermainkan oleh spekulator asing," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Saat Rupiah Melemah, BI Lebih Berperan

Pengamat: Saat Rupiah Melemah, BI Lebih Berperan

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2014 | 14:50 WIB

Rupiah Stabil, Indeks Saham Bertahan di Zona Hijau

Rupiah Stabil, Indeks Saham Bertahan di Zona Hijau

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2014 | 17:16 WIB

Rupiah Melemah, 'Lampu Kuning' untuk Tim Ekonomi Jokowi-JK

Rupiah Melemah, 'Lampu Kuning' untuk Tim Ekonomi Jokowi-JK

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2014 | 15:03 WIB

BI Intervensi, Rupiah Menguat ke Posisi Rp12.500

BI Intervensi, Rupiah Menguat ke Posisi Rp12.500

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2014 | 10:56 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×