Kurs Dolar Sebagian Besar Melemah

Laban Laisila

Jum'at, 11 September 2015 | 06:57 WIB
Kurs Dolar Sebagian Besar Melemah
Gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (24/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kurs dolar diperdagangkan sebagian besar sedikit lebih rendah pada Jumat (11/9/2015) di New York, karena data inflasi AS yang lemah mendinginkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pekan  depan.

Harga impor AS turun 1,8 persen pada Agustus, penurunan tertajam sejak Januari, Departemen Tenaga Kerja mengatakan dalam sebuah laporan, yang dapat membantu menghalangi The Fed menaikkan suku bunga tingkat nol pada pertemuan kebijakan mendatang, kata analis.

"Ekonomi AS menunjukkan pelemahan atau titik rawan di bawah angka standar inflasi, berita itu membebani dolar dan memperlemah harapan The Fed akan menaikkan sukunya pada minggu depan," kata Joe Manimbo dari Western Union Business Solutions.

Manimbo mengatakan, bahwa semua mata akan mengamati data inflasi grosir dan sentimen konsumen AS pada Jumat (11/9/2015).

 "Kabar lesu bisa melihat dolar melemah menjelang pertemuan Fed penting minggu depan," tambahnya.

Dolar memperpanjang kenaikan pada Kamis terhadap mata uang Jepang, naik menjadi 120,63 yen sekitar 21.00 GMT dari 120,54 pada waktu yang sama hari sebelumnya.

Pound Inggris, sementara itu, menguat terhadap dolar dan euro setelah bank sentral Inggris, Bank of England, mempertahankan kebijakan moneternya tak berubah seperti yang diharapkan, menjaga suku bunga pada rekor rendah 0,5 persen.

Berikut perkembangan kurs valuta utama pada pukul 21.00 GMT Kamis Rabu EUR/USD 1,1275 1,1205 EUR/JPY 136,01 135,05 EUR/CHF 1,0974 1,0935 EUR/GBP 0,7300 0,7292 USD/JPY 120,63 120,54 USD/CHF 0,9733 0,9758 GBP/USD 1,5445 1,5367. (AFP/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Menguat Didukung Reli Pasar Saham Global

Dolar AS Menguat Didukung Reli Pasar Saham Global

Bisnis | Kamis, 10 September 2015 | 06:26 WIB

Pagi Ini Dolar AS Diperdagangkan Bervariasi

Pagi Ini Dolar AS Diperdagangkan Bervariasi

Bisnis | Rabu, 09 September 2015 | 06:59 WIB

Dolar Menguat Didukung Stabilisasi Pasar Uang Global

Dolar Menguat Didukung Stabilisasi Pasar Uang Global

Bisnis | Kamis, 03 September 2015 | 08:27 WIB

Terkini

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

×