Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Tak Mampu Atasi Pelemahan Rupiah

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 07 Oktober 2015 | 17:58 WIB
Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Tak Mampu Atasi Pelemahan Rupiah
Presiden Joko Widodo panen padi di Sukoharjo [Antara}

Suara.com - Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance Iman Sugema menilai paket kebijakan yang sudah dikeluarkan Presiden Joko Widodo sebanyak dua kali, tak mampu mengatasi pelemahan rupiah. Kecuali, katanya, pemerintah memperbaiki neraca pembayaran.

"Kalau saya lihat mau paket yang pertama yang sebanyak 134 paket, atau paket kedua atau paket sampai ke sepuluh juga tidak akan memberikan dampak apapun untuk memperbaiki pelemahan rupiah," kata Iman di kantornya, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Menurut Imam yang menjadi permasalahan dari pelemahan nilai tukar rupiah adalah neraca pembayaran yang tak kunjung diperbaiki. Menurutnya dari semua paket yang sudah dikeluarkan pemerintah, tidak ada yang fokus memperbaikinya, terutama defisit migas.

"Ini kalau dilihat paket standar. Jamannya SBY juga dikeluarkan. Ini itu paket yang bukan untuk mengatasi krisis. Mau ada krisis apa enggak, ya paket ini harus ada. Nah salahnya, dalam paket ini nggak ada untuk memperbaiki defisit migas kita. Jadi jangan harap bisa berhasil membangkitkan rupiah, apalagi mimpi rupiah di level Rp8 ribu - Rp9 ribu, nggak bisa," katanya.

Ia berharap pada paket kebijakan ekonomi selanjutnya, pemerintah memasukkan kenaikan harga bahan bakar minyak. Hal ini dilakukan untuk mengamankan defisit migas karena konsumsi dan populasi yang terus meningkat.

"Kalau diturunkan, ini sangat bahaya untuk neraca pembayaran migas kita, defisitnya bisa semakin membengkak. Mendingan lakukan itu konversi bahan bakar secepat mungkin. Kalau gitu masalah defisit ini bisa diselesaikan. Tapi jangan enggak dilaksanain itu konversinya sama juga bohong," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota DPR Nilai Paket Kebijakan Ekonomi Belum Menyentuh

Anggota DPR Nilai Paket Kebijakan Ekonomi Belum Menyentuh

DPR | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 11:24 WIB

Paket Kebijakan Jilid II Mulai Berlaku Mulai Pekan Depan

Paket Kebijakan Jilid II Mulai Berlaku Mulai Pekan Depan

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 17:44 WIB

Paket Kebijakan Penggenjot Ekspor akan Diumumkan Jokowi Besok

Paket Kebijakan Penggenjot Ekspor akan Diumumkan Jokowi Besok

Bisnis | Kamis, 10 September 2015 | 17:05 WIB

Jokowi Umumkan Sendiri Paket Ekonomi di Istana Sore Ini

Jokowi Umumkan Sendiri Paket Ekonomi di Istana Sore Ini

Bisnis | Rabu, 09 September 2015 | 14:20 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×