Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Kereta Api Bandara Soetta Akan Beroperasi Akhir 2016

Ardi Mandiri | Suara.com

Jum'at, 09 Oktober 2015 | 05:13 WIB
Kereta Api Bandara Soetta Akan Beroperasi Akhir 2016
Bandara Soekarno-Hatta. (Suara.com/ Bernard Chaniago)

Suara.com - PT Railink memastikan pengoperasian kereta api Bandara Soekarno-Hatta atau Soetta bisa dilakukan pada akhir tahun 2016 di mana dewasa ini proyeknya sedang dalam proses pengerjaan dan pemesanan kereta dari Swedia.

"Pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan rel sekitar 12,1 kilometer sudah 60 persen dan progres lainnya mulai pengerjaan pembangunan dan pemesanan kereta api sedang berjalan. Jadi targetnya 2016 akhir sudah bisa dioperasikan," kata Direktur PT Railink Heru Kuswanto di Medan, Kamis.

Dia mengatakan itu sebelum acara penandatangananan kesepakatan bersama antara Direktorat Jenderal Perkerataapian Kementerian Perhubungan Dengan Kereta Api Indonesia - Railink- Angkasa Pura II Soal Penggunaan Tanah dan Bangunan Untuk Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Lintas. Araskabu - Kualanamu di Sumut yang dilakukan di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumut.

Acara itu disaksikan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Menurut dia, pendanaan proyek itu tidak ada masalah karena sudah mendapat pinjaman kredit sindikasi dari empat bank yakni BRI, BNI 46, Mandiri dan BCA dengan induknya BRI.

Sedangkan kereta apinya dipesan dari Swedia yang memang menjadi pemenang tender proyek pengadaan kereta api Bandara Soekarno-Hatta itu.

Proyek itu sendiri merupakan yang kedua bagi Railink setelah Bandara Kualanamu di Deliserdang, Sumut.

Heru menjelaskan, panjang rel kereta api yang dibangun PT KAI dan PT Angkasa Pura (AP) II sekitar 12,1 kilometer dari panjang rel yang sudah ada sebelumnya sekitar 24,2 kilometer.

Adapun pembangunan jalur ganda kereta api 12,1 km itu mulai dari Stasiun Batu Ceper ke Stasiun Bandara Soetta.

Dirut Railink itu menyebutkan, melihat kepadatan penumpang Bandara Soetta lebih besar dibanding Kualanamu, maka frekuensi kereta Railink di bandara itu diperkirakan lebih banyak/tinggi atau bisa 124 trip (pulang-pergi).

"Keberangkatan/kedatangan bisa setiap 15 (lima belas) menit sekali," katanya.

Frekuensi Railink di Soetta itu memang jauh lebih banyak dari Bandara Kualanamu yang masih 40-42 kali sehari dengan keberangkatan setiap 30 menit.

Pembangunan kereta api bandara itu merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) No 83 Tahun 2011 tanggal 24 November 2011 tentang penugasan kepada PT KAI untuk menyelenggarakan prasarana dan sarana KA Bandara Soetta dan jalur lingkar Jabodetabek.

Railink sendiri merupakan perusahaan patungan PT KAI dan PT Angkasa Pura II sebagai penyedia kereta api dan operasionalnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tingkatkan Pelayanan, Bandara Soeta Berbenah

Tingkatkan Pelayanan, Bandara Soeta Berbenah

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2015 | 02:14 WIB

Terkini

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:12 WIB

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB