Akibat Asap di Kalteng, Tiga Maskapai Rugi Rp 24,31 Miliar

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 27 Oktober 2015 | 18:15 WIB
Akibat Asap di Kalteng, Tiga Maskapai Rugi Rp 24,31 Miliar
Operasi Pemadaman Kebakaran Lahan

Suara.com - Tiga maskapai besar yang beroperasi dari dan menuju Provinsi Kalimantan Tengah sejak Agustus hingga September 2015 mengalami kerugian sekitar Rp24,31 miliar akibat bencana kabut asap pekat. 

Dalam kajian Bank Indonesia, pada September 2015 tercatat penurunan total jumlah pesawat yang datang dan berangkat dari Bandara Tjilik Riwut mencapai 43,68 persen atau 358 pesawat, kata Kepala Bank Indonesia wilayah Kalteng Muhamad Nur di Palangka Raya, Selasa (27/10/2015).

"Jadi, kerugian tiga maskapai besar yang beroperasi di Kalteng tersebut akibat adanya pembatalan penerbangan sejak Agustus hingga September," tambahnya.

Di provinsi ini terdapat tiga Bandara Udara di Kalteng yang dapat melayani penerbangan dengan menggunakan pesawat besar yakni Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Badar Udara H Asan Sampit dan Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun.

Nur mengatakan kerugian tidak hanya dialami maskapai penerbangan, namun juga otoritas bandara. Kerugian tersebut karena adanya penurunan pajak bandara dan biaya jasa pelayanan pesawat yang praktis berkurang selama bencana kabut asap.

"Persentase kerugian cukup besar yang dialami otoritas bandara selama bencana kabut asap dengan 'loss income' mencapai 50 persen. Kerugian maskapai penerbangan dan bandara ini hasil kajian maupun survei yang dilakukan BI," ucapnya.

Kepala BI Perwakilan Kalteng mengatakan kabut asap juga menyebabkan kerugian di sektor perdagangan, hotel dan restoran. Kerugian terbesar terlihat dari hasil pendataan terhadap pelaku perhotelan yang menyimpulkan kerugian mencapai Rp2,07 miliar.

Dia mengatakan dengan penurunan kegiatan ekonomi di beberapa sektor, maka bencana kabut asap yang terjadi selama September 2015 diperkirakan akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi tahunan Kalteng sebesar 0,04-0,10 persen.

"Apalagi perkiraan Badan Meteorologi, Klimatoligi dan Geofisika (BMKG), dampak bencana kabut asap ini akan berlanjut hingga November 2015," kata Nur. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menko Luhut Klaim Akan Tindak Perusahaan Pembakar Hutan

Menko Luhut Klaim Akan Tindak Perusahaan Pembakar Hutan

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 17:26 WIB

Banyuasin Siapkan Kawasan Pengungsian Korban Kabut Asap

Banyuasin Siapkan Kawasan Pengungsian Korban Kabut Asap

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 17:17 WIB

Meski Sudah Hujan, Asap Masih Kepung Aceh

Meski Sudah Hujan, Asap Masih Kepung Aceh

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 17:08 WIB

Pimpinan DPR Dukung Pembentukan Pansus Asap

Pimpinan DPR Dukung Pembentukan Pansus Asap

DPR | Selasa, 27 Oktober 2015 | 11:06 WIB

BMKG Deteksi 557 Titik Panas di Sumatera

BMKG Deteksi 557 Titik Panas di Sumatera

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 10:30 WIB

Terkini

Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri

Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:25 WIB

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:13 WIB

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:05 WIB

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:27 WIB

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:03 WIB

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:28 WIB

Jumlah Kendaraan di Ruas Tol JakartaCikampek Meningkat

Jumlah Kendaraan di Ruas Tol JakartaCikampek Meningkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:55 WIB

Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

Bayar Zakat Tak Perlu Ribet di BRImo, Cek di Sini Cara dan Pilihan Lembaganya

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:31 WIB

Hari Raya Nyepi 1948 Saka: BRI Hadirkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bali

Hari Raya Nyepi 1948 Saka: BRI Hadirkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Bali

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:09 WIB

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:00 WIB