Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS

M Nurhadi

Senin, 04 Mei 2026 | 07:43 WIB
Harga Minyak Dunia Sulit Turun di Tengah Upaya Damai Iran dan AS
Ilustrasi aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz [Unsplash/Hisham]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia turun pada Senin pagi setelah Presiden Trump berjanji mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
  • Meski ada upaya negosiasi, harga minyak tetap bertahan di atas 100 dolar per barel karena belum tercapai kesepakatan damai.
  • OPEC+ berencana meningkatkan produksi minyak pada Juni, namun pasokan global tetap terganggu akibat ketidakpastian konflik di Selat Hormuz.

Suara.com - Harga minyak dunia mengalami sedikit penurunan pada perdagangan Senin (4/5/2026) pagi setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengupayakan kapal-kapal di Selat Hormuz dan upaya negosiasi yang dibuka oleh pihak Iran dengan AS.

Meski demikian, belum adanya kesepakatan damai yang permanen antara AS dan Iran membuat harga minyak tetap tertahan di level tinggi di atas $100 per barel.

Hingga pukul 23.08 GMT, harga minyak mentah berjangka jenis Brent turun 64 sen atau 0,59% ke level $107,53 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di posisi $101,10 per barel, turun 84 sen atau 0,82% setelah sebelumnya juga mencatatkan kerugian signifikan pada akhir pekan lalu.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada hari Minggu (Senin Pagi WIB), Donald Trump menegaskan komitmennya untuk mencairkan kebuntuan logistik di jalur perairan paling vital di dunia tersebut.

"Demi kebaikan Iran, Timur Tengah, dan Amerika Serikat, kami telah memberi tahu negara-negara ini bahwa kami akan memandu kapal mereka keluar dari jalur air yang terbatas ini dengan aman, sehingga mereka dapat menjalankan bisnisnya dengan bebas dan cakap," tulis Trump.

Langkah ini dilihat pasar sebagai upaya meredam ketegangan pasokan energi global. Namun, para analis menilai sentimen ini masih bersifat sementara karena lalu lintas di Selat Hormuz pada faktanya masih sangat terbatas dan ancaman blokade belum sepenuhnya hilang.

Negosiasi Nuklir dan Kebuntuan Diplomasi

Meskipun komunikasi antara Washington dan Teheran terus berlanjut sepanjang akhir pekan, kedua belah pihak dilaporkan masih menemui jalan buntu pada poin-poin krusial. Analis dari ANZ menyebutkan bahwa pembicaraan damai terhenti karena kedua belah pihak menolak untuk melunakkan "garis merah" (batasan) masing-masing.

baca juga

Donald Trump menjadikan kesepakatan nuklir baru dengan Teheran sebagai prioritas utama. Di sisi lain, Iran mengajukan proposal untuk mengesampingkan isu nuklir hingga perang berakhir dan kedua belah pihak sepakat untuk mencabut blokade pelayaran di Teluk secara timbal balik.

Respons OPEC+ dan Gangguan Pasokan

Di tengah krisis ini, organisasi negara-negara pengekspor minyak dan sekutunya (OPEC+) menyatakan akan menaikkan target produksi minyak sebesar 188.000 barel per hari pada Juni mendatang.

Ini merupakan kenaikan bulanan ketiga secara berturut-turut yang dilakukan oleh tujuh anggota organisasi tersebut.

Kenaikan volume produksi ini sebenarnya sama dengan kesepakatan pada bulan Mei, dikurangi pangsa Uni Emirat Arab (UEA) yang telah resmi keluar dari OPEC pada 1 Mei lalu. Namun, para pakar energi menilai tambahan pasokan ini sebagian besar hanya akan ada "di atas kertas".

Selama konflik bersenjata masih mengganggu pasokan minyak melalui Selat Hormuz, tambahan produksi tersebut akan sulit menjangkau pasar global secara efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:55 WIB

Iran Tegaskan Dominasi di Selat Hormuz, Aturan Baru Teluk Persia Diumumkan

Iran Tegaskan Dominasi di Selat Hormuz, Aturan Baru Teluk Persia Diumumkan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:45 WIB

Terkini

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

×