Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

BEI Targetkan Dapat 35 Emiten Untuk Tahun 2016

Adhitya Himawan

Rabu, 28 Oktober 2015 | 13:43 WIB
BEI Targetkan Dapat 35 Emiten Untuk Tahun 2016
Bursa Efek Indonesia

Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan jumlah perusahaan yang akan melaksanakan penawaran umum perdana saham atau "initial public offering" (IPO) sebanyak 35 emiten pada 2016.

"Target itu lebih tinggi dibandingkan tahun ini yang sebanyak 22 perusahaan. Target 2016 itu dilakukan berdasarkan pertimbangan sudah adanya pemulihan indikator perekonomian di tahun 2016 mendatang, sehingga meningkatkan minat dan keyakinan untuk menghimpun pendanaan dari pasar modal," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Ia menyampaikan bahwa dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2016 yang diasumsikan BEI, indikator makro ekonomi di 2016 diantaranya pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 5,3 persen, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) di level 7,5 persen, laju inflasi di kisaran empat plus minus satu persen, serta rata-rata nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.900 per dolar AS.

"Pelaksanaan paket kebijakan ekonomi oleh pemerintah diperkirakan berjalan efektif di 2016 sehingga akan menjadi katalis positif pada peningkatan aktivitas perekonomian domestik yang akan diikuti oleh peningkatan keyakinan investor terhadap pasar modal," katanya.

Selain IPO, lanjut dia, BEI juga memperkirakan terdapat 51 emisi obligasi korporasi. Penetapan jumlah itu dilakukan berdasarkan asumsi bahwa nilai emisi yang dicatatkan pada 2016 adalah sebesar Rp49,960 triliun dengan rata rata nilai penerbitan per emisinya sebesar Rp960 miliar, meningkat sekitar empat persen dibandingkan target 2015.

"Diharapkan pada 2016 'yield' obligasi tetap stabil karena adanya upaya pemerintah menjaga stabilitas Surat Berharga Negara (SBN), sehingga mendorong stabilitas 'cost of fund' obligasi yang cukup menarik untuk emiten kembali menerbitkan obligasi baru atau melakukan 'refinancing' atas surat utang yang sudah jatuh tempo," kata Tito Sulistio.

Tercatat, realisasi obligasi sampai dengan 27 Oktober 2015 adalah sebanyak 41 emisi senilai Rp53,99 triliun dan terdapat 13 emisi obligasi dalam proses senilai Rp7,7 Triliun.

Dalam kesempatan itu, Tito Sulistio juga mengatakan bahwa BEI akan terus berupaya untuk memperkuat peran dari Anggota Bursa sehingga kegiatan di bidang pasar modal dapat berjalan dengan lebih optimal sehingga turut mendorong peningkatan jumlah investor.

"BEI telah menyiapkan serangkaian program seperti kampanye 'Yuk! Nabung Saham', pembukaan rekening saham bagi karyawan emiten, penyebaran informasi mengenai pasar modal dan aktivitas bursa efek yang lebih efisien melalui TV Bursa," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ferrari Lakukan Penawaran Umum Perdana 52 Dolar AS Per Saham

Ferrari Lakukan Penawaran Umum Perdana 52 Dolar AS Per Saham

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2015 | 08:34 WIB

Bursa Saham di Berbagai Negara Kompak Menguat

Bursa Saham di Berbagai Negara Kompak Menguat

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2015 | 09:05 WIB

Bursa Saham Beberapa Negara di Asia Turun

Bursa Saham Beberapa Negara di Asia Turun

Bisnis | Senin, 21 September 2015 | 10:03 WIB

Bursa Saham di Cina Positif, Yuan Menguat

Bursa Saham di Cina Positif, Yuan Menguat

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 09:00 WIB

Pagi Ini IHSG Menguat 57,96 Poin

Pagi Ini IHSG Menguat 57,96 Poin

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:17 WIB

Terkini

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Transaksi Kripto Naik di Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:19 WIB

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:13 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:08 WIB

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:02 WIB

Bulog Tegaskan Kualitas Beras Tetap Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia

Bulog Tegaskan Kualitas Beras Tetap Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:53 WIB

×