Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Pertumbuhan Industri Non Migas 5,27 Persen

Adhitya Himawan

Rabu, 28 Oktober 2015 | 18:47 WIB
Pertumbuhan Industri Non Migas 5,27 Persen
Menteri Perindustrian, Saleh Husin (ketiga dari kiri) saat melihat eksebisi komponen dalam acara Pengembangan Pemasok Industri Manufaktur Sub Sektor Otomotif di Kementerian Perindustrian. (Suara.com/ Deni Yuliansari)

Suara.com - Menteri Perindustrian Saleh Husin melakukan kunjungan ke PT ORI Polytec Composites yang memproduksi produk-produk komposit berteknologi tinggi Jalan Akasia II Blok A9/3 Delta Silicon Industrial Park, Kawasan Industri Lippo Cikarang-Bekasi Jawa Barat, Rabu (28/10/2015).

"Pada kondisi perekonomian yang melambat seperti yang terjadi saat ini, komponen-komponen peraih devisa perlu diakselerasi untuk menopang stabilitas ekonomi dalam negeri. Sebagai salah satu komponen tersebut, industri pengolahan nonmigas perlu ditingkatkan produktivitasnya," kata Menperin.

Menteri menjelaskan prestasi industri pengolahan non-migas pada triwulan II tahun 2015 cukup memuaskan dengan pertumbuhan sebesar 5,27 persen (year on year), melampaui pertumbuhan ekonomi sebesar 4,67 persen.

Pertumbuhan tersebut, kata Menteri, mengindikasikan stabilitas industri di Indonesia yang mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi yang terjadi di banyak negara selama beberapa tahun ini.

"Indonesia sebagai negara besar yang memiliki resource and market potential tidak bisa dipandang sebelah mata. Produk-produk bangsa kita telah mampu bersaing di pasar bebas dunia," ujarnya.

Menteri mengemukakan salah satu produk nasional yang mampu bersaing secara internasional adalah produk fiberglass yang telah dikenal di dunia selama lebih dari 20 tahun yang lalu.

Industri fiberglass di Indonesia tentunya turut memberikan kontribusi dalam proses pembangunan di Indonesia.

"Saya percaya, PT ORI Polytec Composites sebagai salah satu Asia's leading manufacturers and fabrications of fiberglass material, mampu menjawab tantangan industri secara global, dengan terus melakukan inovasi dan berbagai penyempurnaan bagi produk-produk fiberglass yang dapat diaplikasikan pada berbagai kebutuhan otomotif, infrastruktur, dan perkapalan," kata Menperin.

PT Ori Polytec Composites mulai beroperasi tahun 1993 dengan kepemilikan saham Singapore Highpolymer Chemical Products 9,45 persen, PT Origa Mulia FRP 18,55 persen, Iman Basir 36 persen, Tety Tjiputra 36 persen. Pabrik PT ORI & Group terbagi menjadi empat fasilitas yakni di Tangerang dan tiga di Cikarang dengan nilai investasi lima juta dolar AS.

Fasilitas pabrik di Cikarang memproduksi antara lain pipa fiberglass, sementara fasilitas pabrik di Tangerang memproduksi interior kereta cepat fiberglass, interior pesawat fiberglass dengan tenaga kerja sebanyak 850 orang.

Dalam rangka menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), industri dalam negeri perlu mempersiapkan diri dan memanfaatkan peluang untuk ekspansi pasar di ASEAN, Kementerian Perindustrian memfasilitasi kebutuhan dunia industri, utamanya terkait dengan pengembangan dan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI), peningkatan kompetensi SDM, optimalisasi penggunaan produk dalam negeri pada proyek Pemerintah serta promosi kemampuan industri dan investasi.

"Saya berharap PT ORI Polytec Composites dan industri-industri lain dapat berjalan bersama-sama Pemerintah dalam rangka meningkatkan daya saing industri nasional. Saya juga mengharapkan segala upaya yang telah dilakukan PT ORI Polytec Composites dapat berjalan lancar dan mampu berdaya saing, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional," kata Menperin.(ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menperin Resmikan Pabrik Tekstil Baru di Cikarang

Menperin Resmikan Pabrik Tekstil Baru di Cikarang

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 18:42 WIB

Bangun Pabrik Baru, Suzuki Diharapkan Serap SDM Lokal

Bangun Pabrik Baru, Suzuki Diharapkan Serap SDM Lokal

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2015 | 00:08 WIB

Pabrik Baru Suzuki Akan Fokus Produksi Mobil untuk Ekspor

Pabrik Baru Suzuki Akan Fokus Produksi Mobil untuk Ekspor

News | Jum'at, 29 Mei 2015 | 17:11 WIB

Resmikan Pabrik Baru, Suzuki Jadikan Indonesia Basis Produksi

Resmikan Pabrik Baru, Suzuki Jadikan Indonesia Basis Produksi

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2015 | 14:55 WIB

Pembangunan Pabrik Baru Isuzu Telan Rp1,7 Triliun

Pembangunan Pabrik Baru Isuzu Telan Rp1,7 Triliun

Otomotif | Selasa, 07 April 2015 | 18:53 WIB

Pabrik Baru Isuzu Serap 1.000 Tenaga Kerja

Pabrik Baru Isuzu Serap 1.000 Tenaga Kerja

Otomotif | Selasa, 07 April 2015 | 15:55 WIB

Isuzu Buka Pabrik Baru di Karawang

Isuzu Buka Pabrik Baru di Karawang

Otomotif | Selasa, 07 April 2015 | 14:31 WIB

Pabrik Mitsubishi di Indonesia Terbesar Ketiga Dunia

Pabrik Mitsubishi di Indonesia Terbesar Ketiga Dunia

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2015 | 19:21 WIB

Mitsubishi Resmikan Pembangunan Pabrik Mobil Baru di Cikarang

Mitsubishi Resmikan Pembangunan Pabrik Mobil Baru di Cikarang

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2015 | 15:17 WIB

Kawasaki Buka Pabrik Terbesar Ketiga di Cikarang

Kawasaki Buka Pabrik Terbesar Ketiga di Cikarang

Bisnis | Selasa, 08 April 2014 | 12:34 WIB

Terkini

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:56 WIB

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:55 WIB

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Profil Rans Entertaimen Indonesia, Perusahaan Raffi Ahmad yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:38 WIB

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:18 WIB

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:36 WIB

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:32 WIB

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:27 WIB