Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Pertagas Minta Industri Tambang Pakai LNG Buat Kendaraan Operasi

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 29 Oktober 2015 | 13:25 WIB
Pertagas Minta Industri Tambang Pakai LNG Buat Kendaraan Operasi
Kilang gas milik PT Pertagas

Suara.com - Dukungan penuh terhadap program konversi dan diversifikasi energi terus dilakukan PT Pertagas. Berbekal pengalaman di bisnis gas, melalui anak perusahaannya yakni Pertagas Niaga, Pertagas secara agresif menyasar konsumen di industri tambang. "Kami menjual LNG untuk mengganti bahan bakar minyak bagi kendaraan operasional perusahaan tambang," ujar Eko Agus Sardjono, Direktur Teknik dan Komersial PT Pertagas Niaga dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Kamis (29/10/2015).

Kini, terobosan dalam melakukan penjualan Liquified Natural Gas (LNG) langsung ini dilakukan Pertagas Niaga guna memenuhi kebutuhan bahan bakar bagi kendaraan-kendaraan alat berat milik PT Cipta Kridatama di Sanga Sanga, Kalimantan Timur. “Pengisian pertama LNG-nya dilakukan Agustus lalu dengan total volume 1 isotank atau setara 400 MMBTU,” lanjut Eko. LNG tersebut digunakan Cipta Kridatama untuk mengisi 1 unit Caterpilar 777.

Pola penjualan LNG langsung (LNG to LNG) secara ritel ini sebetulnya telah dimulai oleh salah satu anak perusahaan Pertagas ini sejak 2 tahun lalu. "Perusahaan tambang menjadi konsumen pertama yang dibidik untuk bisnis ini," jelas Eko. Saat itu, masih menurut Eko, Pertagas Niaga memulainya dengan Indominco tahun 2013 dan Berau Coal di 2014. "Dengan total penjualan LNG sebesar 2.050 MMBTU," ujarnya.

Melalui konversi BBM ke LNG untuk kendaraan berat tambang ini diharapkan mampu mengurangi kebutuhan dan pemakaian solar dalam negeri yang berdampak positif terhadap meningkatnya perekonomian Indonesia. "Potential saving program ini untuk di wilayah Kalimantan saja dapat mencapai hingga USD 770 juta setiap tahunnya," ujar Eko di sela-sela kunjungan ke LNG Filling Station Plant 26, Bontang.

LNG Filling Station Plant 26 merupakan fasilitas pengisian LNG milik PT Pertagas yang berada di lingkungan Plant LNG PT Badak NGL, Bontang. Alokasi LNG-nya sebesar 0,02 standard cargo didapat dari Kontraktor Kontrak KerjaSama (KKKS) Mahakam yakni Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation. Di Plant tersebut LNG dimasukkan dalam truk isotank yang kemudian mengangkut LNG untuk disalurkan ke konsumen. "Kapasitas pengisiannya 1 isotank perhari dan bisa ditingkatkan menjadi 6 isotank perhari," ujar Eko.

Dukungan Pertagas Niaga kepada industri tambang dalam menyediakan LNG bagi kendaraan operasional diakui Yhenda Permana, direktur PT Badak NGL, sebagai suatu terobosan dalam bisnis LNG ritel. "Ini juga menjadi komitmen kami dari Pertamina group dalam menyukseskan program pemerintah terutama konversi energi," ujar Yhenda.

Yendha juga berharap bisnis LNG ritel ini bisa terus dikembangkan. Apalagi ia juga optimis pihaknya mampu memenuhi kebutuhan LNG yang dikenal energi bersih dan terjangkau ini untuk mendukung ekspansi bisnis Pertagas Niaga. "Dari sisi pasokan kami siap," ujarnya.

Ke depan, pengembangan Pertagas Niaga untuk bisnis LNG sebagai bahan bakar kendaraan tambang tidak akan berhenti sampai di sini. "Ekspansi selanjutnya akan dilakukan di daerah Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan. Juga pengembangan smelter di Sulawesi,” tutup Eko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertagas dan PGN Bakal Dilebur?

Pertagas dan PGN Bakal Dilebur?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2015 | 17:41 WIB

Beli 'Gas Pink' Pertamina Bisa Diantar Gojek

Beli 'Gas Pink' Pertamina Bisa Diantar Gojek

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 17:32 WIB

Gas 5,5 Kilogram, ESDM: Mampu Tekan Subsisidi Rp3 T Per Tahun

Gas 5,5 Kilogram, ESDM: Mampu Tekan Subsisidi Rp3 T Per Tahun

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 16:37 WIB

'Gas Pink' Pertamina untuk IRT di Apartemen

'Gas Pink' Pertamina untuk IRT di Apartemen

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 16:02 WIB

Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg Ditangkap di Bekasi

Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg Ditangkap di Bekasi

News | Kamis, 22 Oktober 2015 | 18:39 WIB

Bright Gas Varian Baru

Bright Gas Varian Baru

Foto | Senin, 19 Oktober 2015 | 16:02 WIB

Mengapa Harga Gas Baru Turun Mulai 1 Januari 2016?

Mengapa Harga Gas Baru Turun Mulai 1 Januari 2016?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2015 | 15:51 WIB

1 Januari 2016, Pemerintah Turunkan Harga Gas

1 Januari 2016, Pemerintah Turunkan Harga Gas

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2015 | 15:14 WIB

Rizal Ramli: Kekayaan Gas Alam Indonesia Kalahkan Qatar

Rizal Ramli: Kekayaan Gas Alam Indonesia Kalahkan Qatar

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2015 | 06:13 WIB

Dituntut 15 Tahun, Fuad Amin: Ini kan Belum Ajal

Dituntut 15 Tahun, Fuad Amin: Ini kan Belum Ajal

News | Selasa, 29 September 2015 | 01:01 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 19:49 WIB

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:51 WIB

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:26 WIB

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB