Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Dunia Turun karena Spekulasi Kenaikan Fed

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 13 November 2015 | 04:56 WIB
Harga Emas Dunia Turun karena Spekulasi Kenaikan Fed
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun, Jumat (13/11/2015) pagi. Ini karena data AS yang positif meningkatkan spekulasi para pedagang untuk kenaikan suku bunga Desember.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 3,9 dolar AS, atau 0,36 persen, menjadi menetap di 1.081,00 dolar as per ounce. Emas berada di bawah tekanan karena tanda-tanda penguatan muncul dari laporan-laporan dara ekonomi AS pada Kamis.

Dalam pekan yang berakhir 7 November, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman adalah 276.000, tidak berubah dari tingkat direvisi minggu sebelumnya, kata Departemen Tenaga Kerja AS, Kamis.

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 267.750, meningkat 5.000 dari rata-rata tidak direvisi minggu sebelumnya 262.750, tetapi masih bertahan di tingkat terendah dalam beberapa tahun.

Dalam laporan terpisah, departemen melaporkan bahwa jumlah lowongan pekerjaan sedikit berubah pada 5,5 juta pada hari kerja terakhir September. Tingkat lowongan kerja untuk September mencapai 3,7 persen.

Para analis percaya ini kemungkinan akan menjadi titik diskusi selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Desember, karena penurunan jumlah pasokan di pasar tenaga kerja cenderung menyebabkan inflasi upah.

Inflasi adalah salah satu kekhawatiran utama Federal Reserve AS, selain pengangguran, yang telah bertahan stabil di dekat lima persen, yang menunjukkan lapangan kerja penuh.

Kedua laporan, dianggap sebagai tanda-tanda menggembirakan bagi Federal Reserve, memberikan tekanan pada logam mulia karena para pedagang terus menghargakannya dalam ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Desember.

Menurut alat Fedwatch CMEGroup, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga pada Desember berada di tertinggi selama ini, pada 70 persen.

Ditambah dengan permintaan fisik yang lemah, analis percaya ini menempatkan tekanan baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek pada logam mulia.

Para analis awalnya memperkirakan kenaikan suku bunga akan ditunda sampai 2016, tetapi pertemuan FOMC pada akhir Oktober meninggalkan pintu terbuka bagi The Fed untuk menaikkan suku sebelum akhir 2015.

Peningkatan suku bunga The Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

The Fed belum menaikkan suku bunga acuan dalam hampir 10 tahun terakhir, dan suku bunga sudah mendekati nol sejak krisis keuangan pada 2008.

Perak untuk pengiriman Desember turun 3,8 sen, atau 0,27 persen, menjadi ditutup pada 14,225 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 6,2 dolar AS, atau 0,70 persen, menjadi ditutup pada 876,90 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emas Turun Akibat Ekspektasi Tekanan Suku Bunga AS

Emas Turun Akibat Ekspektasi Tekanan Suku Bunga AS

Bisnis | Kamis, 12 November 2015 | 06:25 WIB

Harga Emas Dunia Naik di Level 1.088,50 dolar AS

Harga Emas Dunia Naik di Level 1.088,50 dolar AS

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 05:02 WIB

Pelemahan Dolar AS Dukung Penguatan Emas

Pelemahan Dolar AS Dukung Penguatan Emas

Bisnis | Selasa, 10 November 2015 | 06:59 WIB

Dolar AS Menguat, Harga Emas Giliran Anjlok

Dolar AS Menguat, Harga Emas Giliran Anjlok

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2015 | 05:50 WIB

Harga Emas Dunia Naik karena Inflasi AS Jatuh

Harga Emas Dunia Naik karena Inflasi AS Jatuh

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 05:15 WIB

Harga Emas Dunia Naik

Harga Emas Dunia Naik

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2015 | 05:25 WIB

Harga Emas Dunia Kembali Naik

Harga Emas Dunia Kembali Naik

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 05:34 WIB

Harga Emas Dunia Melonjak, Dolar Melemah

Harga Emas Dunia Melonjak, Dolar Melemah

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 07:45 WIB

Harga Emas Turun Tertekan Data Positif AS

Harga Emas Turun Tertekan Data Positif AS

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 09:07 WIB

Harga Emas Turun Karena Dolar AS Menguat

Harga Emas Turun Karena Dolar AS Menguat

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 08:06 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×